Kemnaker Latih 22 Penyandang Disabilitas di Makassar

Kegiatan Pelatihan Kerja Inklusif bagi 22 penyandang disabilitas di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Dok: Biro Humas Kemnaker)

Kegiatan Pelatihan Kerja Inklusif bagi 22 penyandang disabilitas di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Dok: Biro Humas Kemnaker)

Suaranusantara.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar menggelar pelatihan kerja inklusif bagi 22 penyandang disabilitas di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini berlangsung pada 2–11 Oktober 2025 di SMA Plus Budi Utomo Makassar.

Fokus pelatihan mencakup Kejuruan Administrasi Perkantoran dan Desain Grafis, yang dilaksanakan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Budi Utomo.

Dirjen Binalavotas Kemnaker, Agung Nur Rohmad, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Bulan Pelatihan Vokasi Nasional 2025.

“Tujuan dilaksanakannya pelatihan khusus untuk penyandang disabilitas adalah menyiapkan tenaga kerja disabilitas dengan keterampilan yang relevan di dunia industri,” ujar Agung Nur Rohmad, Minggu (5/10/2025).

Agung menjelaskan, program ini akan diterapkan secara bertahap di seluruh Unit Layanan Disabilitas (ULD) Disnaker Indonesia.

Sementara itu, Kepala BBPVP Makassar, La Ode Haji Polondu, menyampaikan harapannya agar kolaborasi antara LPK Budi Utomo, BBPVP Makassar, dan Disnaker Kota Makassar dapat terus berlanjut.

“Kami ingin pelatihan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi menjadi pintu bagi kesempatan kerja yang lebih luas,” ujarnya.

La Ode menegaskan, pihaknya bersama Pemerintah Kota Makassar dan pengurus LPK Budi Utomo akan mengantarkan langsung para lulusan pelatihan disabilitas ke perusahaan-perusahaan di Makassar.

Pelatihan vokasi ini diharapkan menjadi langkah nyata menuju dunia kerja yang lebih inklusif, di mana penyandang disabilitas dapat berkontribusi aktif sesuai dengan kemampuan dan keterampilannya.

Exit mobile version