Tegaskan Masuk Kabinet Prabowo, PKS Doakan Keberhasilan

Presiden PKS Al Muzzammil sebut partainya masuk Kabinet Merah Putih, di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto (instagram @almuzzammil.yusuf)

Presiden PKS Al Muzzammil sebut partainya masuk Kabinet Merah Putih, di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto (instagram @almuzzammil.yusuf)

Suaranusantara.com- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan bahwa partainya telah resmi menjadi bagian dari koalisi pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Hal itu ditandai dengan salah satu anggota PKS yang resmi menjadi salah satu menteri di Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Prabowo.

Adapun sosok dari PKS yang menjadi Anggota Kabinet Merah Putih yakni Prof Yassierli. Yassierli diketahui menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja (Menaker).

PKS pun mendukung penuh serta mendoakan keberhasilan Prabowo dalam memimpin negeri ini selama lima tahun sejak terpilih pada Pilpres 2024 lalu.

Keberhasilan Prabowo dalam memimpin negeri ini, menjadi keberhasilan juga untuk 280 juta rakyat Indonesia

“Oleh karena itu, kita mendoakan Presiden RI Pak Prabowo Subianto. Saya sejak awal dilantik sebagai presiden menyatakan di publik PKS masuk dalam koalisi dan PKS berdoa untuk keberhasilan Pak Prabowo Subianto, karena keberhasilan itu adalah kebahagiaan 280 juta rakyat Indonesia,” ungkap Presiden PKS, Al Muzzammil dalam sambutannya di acara Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) PKS, Minggu 2 November 2025.

Tak hanya menjadi keberhasilan rakyat dan elemen bansga saja melainkan juga keberhasilan bagi partai politik yang turut bertanggung jawab moral dan politik dalam menbangun negeri ini.

Untuk itu, PKS mendorong para anggotanya guna berperan aktif baik di eksekutif maupun legislatif. “Kita belajar jadi negarawan, mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi, keluarga, partai, bahkan elektoral kita. Kita ingin bangsa dan negara ini maju berkembang, di situlah kebahagiaan dan kegembiraan kita,” kata Muzzammil.

Dalam kesempatan itu, Muzzammil juga menegaskan kembali komitmen PKS terhadap prinsip bersih, peduli, profesional, dan negarawan sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

“Kita berdoa pada Allah, kita mohon pertolongan dari Allah untuk menjadikan seluruh anggota dewan kita semua, pejabat publik kita zero case, tidak ada peristiwa yang mencederai kemuliaan PKS, mencederai harga diri para kader kita di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, sikap bersih dan taat hukum harus diiringi dengan kepedulian terhadap masyarakat di daerah pemilihan masing-masing. Kinerja nyata dan kesungguhan dalam membantu rakyat, kata Muzzammil, menjadi ukuran keberhasilan PKS di mata publik dan di hadapan Tuhan.

“Kita berikhtiar untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di dapil kita, di kabupaten kita, provinsi kita, di Indonesia. Walaupun tidak bisa semua kita selesaikan, tetapi ikhtiar, perhatian, dan kesungguhan kita sudah jadi ukuran di hadapan kader, simpatisan, dan masyarakat Indonesia, dan lebih penting lagi di hadapan Allah SWT,” lanjutnya.

Exit mobile version