Suaranusantara.com – Anggota Komisi XI DPR RI, Charles Meikyansah, menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen pemerintah, melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, untuk memberantas impor pakaian ilegal.
Namun, Charles mengingatkan agar pemerintah juga menyiapkan langkah transisi yang adil bagi masyarakat kecil yang selama ini bergantung pada perdagangan pakaian bekas.
Menurutnya, kebijakan larangan tersebut harus dijadikan momentum untuk kebangkitan, bukan sekadar penegakan hukum.
Charles menilai langkah yang diambil Kementerian Keuangan di bawah Purbaya Yudhi Sadewa adalah strategis dalam memperkuat industri nasional.
“Langkah yang diambil Kementerian Keuangan di bawah kepemimpinan Purbaya Yudhi Sadewa mencerminkan keseriusan pemerintah menjaga daya saing industri dalam negeri yang selama ini tertekan akibat maraknya barang impor murah,” tutur Charles dalam keterangannya, Senin (3/11/2025).
Ia juga mengapresiasi penyiapan sanksi berat bagi pelaku impor pakaian bekas ilegal.
Meskipun mendukung penuh, Charles menekankan pentingnya menyiapkan solusi ekonomi bagi pedagang kecil yang terdampak.
“Kita tidak bisa hanya melarang tanpa memberi jalan keluar. Pemerintah perlu membuka akses modal mikro, pelatihan usaha, dan dukungan pemasaran bagi pedagang kecil yang terdampak,” kata Charles dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Charles menekankan bahwa transformasi ekonomi rakyat perlu difasilitasi. Menurutnya, hal ini bisa dilakukan melalui kemitraan antara pelaku industri tekstil besar dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Politisi partai NasDem ini melihat kebijakan tersebut sebagai peluang emas bagi sektor riil.
“Kebijakan larangan impor pakaian bekas harus menjadi peluang bagi industri lokal dan rakyat kecil untuk bangkit, bukan sekadar penegakan hukum,” tandasnya.
