Suaranusantara.com- Gerakan patungan membeli hutan yang ramai diperbincangkan di media sosial mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman.
Ia menilai fenomena tersebut sebagai bukti bahwa masyarakat semakin kreatif dalam menyampaikan kritik sekaligus mencari solusi atas persoalan lingkungan.
Alex menyampaikan bahwa ide seperti ini merupakan bentuk kepedulian yang patut dihargai. Dalam pandangannya, gagasan gotong royong membeli kawasan hutan menunjukkan adanya niat baik dari publik untuk menjaga alam ketika kebijakan negara dianggap belum berjalan maksimal.
“Setiap peristiwa akan memicu munculnya ide dalam rangka menemukan solusi. Ide-ide tersebut jadi landasan merumuskan kebijakan dan aksi, tetapi juga ada yang hanya sampai di pemikiran saja,” kata Alex kepada wartawan, Jakarta, diktutip Jumat (12/12/2025).
Ia mengingatkan bahwa setiap gagasan yang muncul dari masyarakat sesungguhnya dapat menjadi bahan penting bagi pemerintah dalam menyusun regulasi.
Sebagai pimpinan PDI Perjuangan Sumatra Barat, Alex berharap inisiatif tersebut dapat mendorong pemerintah melakukan refleksi dan memperkuat kebijakan terkait pengelolaan hutan serta perlindungan lingkungan hidup.
“Ide untuk gotong royong beli hutan berangkat dari niat baik,” ucapnya.
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatra Barat (Sumbar) itu berharap agar gerakan tersebut bisa menjadi pemicu bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi pada setiap kebijakan. Khususnya, terkait kebijakan hutan dan lingkungan hidup
“Gerakan ini harusnya memicu pemerintah untuk evaluasi dan perbaiki kebijakan melindungi hutan sebagai sumber kehidupan,” kata Alex.
Sebelumnya, salah satu organisasi nonpemerintah, Pandawara Group, menyuarakan gerakan ini pascabencana di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), hingga Sumatra Barat lantaran faktor deforestasi.
Gerakan itu pun disambut banyak pihak. Termasuk, sejumlah penyanyi ternama, seperti Denny Caknan dan Vidi Aldiano.
