FX Rudy Mundur dari Plt DPP PDIP Jateng, PDI Perjuangan Bilang Begini

FX Rudy mundur dari jabatan Plt Ketua DPP PDI Perjuangan Jateng. (Instagram @fx.rudyatmo)

FX Rudy mundur dari jabatan Plt Ketua DPP PDI Perjuangan Jateng. (Instagram @fx.rudyatmo)

Suaranusantara.com- FX Rudyatmo atau akrab disapa FX Rudy menyampaikan surat pengunduran dirinya dari jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPP PDI Perjuangan Jawa Tengah pada Kamis 18 Desember 2025.

Kabar pengunduran diri FX Rudy itu pun turut dibenarkan oleh Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Solo, Teguh Prakosa.

Teguh mengatakan surat pengunduran diri FX Rudy diterimanya pada Kamis malam. Surat itu diberikan FX Rudy kepada 35 DPC PDI Perjuangan yang ada di provinsi Jawa Tengah.

“Ya benar (Pak Rudy mengundurkan diri),” kata Teguh ditemui di kantor DPC PDIP Solo, Kamis 18 Desember 2025.

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan Partai, Komarudin Watubun angkat bicara soal pengunduran diri FX Rudy dari Plt Ketua DPP PDIP Jateng.

Kata Komarudin, pengunduran diri FX Rudy itu bisa ditolak oleh Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Komarudin menjelaskan bahwa pengunduran diri Rudy sepenuhnya menjadi wewenang ketua umum. Dia menyebut DPP atau Mahkamah Partai tak akan terlibat atau memproses surat tersebut.

“Nah tapi soal nanti dia dikabulkan atau tidak permintaan itu, tergantung ketua umum yang memberi tugas,” kata Komar saat dihubungi, Kamis.

Berdasarkan surat pengunduran diri FX Rudy, Komarudin mengatakan bahwa ada pesan tersirat di mana posisinya saat ini merupakan tugas dari Megawati selaku ketua umum.

Dia menyoroti pernyataan Rudy, yang menegaskan akan tetap loyal kepada Megawati.

“Jadi bahasa dia itu tersirat bagaimana loyalitas dia kepada ketua umum. Jadi sebenarnya sangat bergantung kalau surat itu kemudian diterima ketua umum dan ketua umum bilang tidak, ya dia harus selesaikan sebagai kader,” katanya.

Namun, Komar mengaku belum memastikan apakah surat pengunduran diri Rudy sudah diterima Megawati. Dia juga tak tahu menahu apakah pengunduran diri Rudy terkait agenda Konferensi Daerah PDIP Jateng yang semula akan digelar Desember ini.

“Saya tidak terlalu banyak komunikasi soal perkembangan. Saya juga tugas terlalu banyak di Indonesia Timur,” kata dia.

Alasan pengunduran diri Rudy yang diduga terkait Konferda disampaikan oleh Ketua DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa.

Agenda konsolidasi partai tersebut sedianya digelar Selasa 16 Desember 2025. Namun DPP PDIP melayangkan surat berisi penundaan Konferda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

“Hemat saya, beliau (FX Rudy) ora pengen kewirangan (malu) karena tidak bisa melaksanakan Konferda yang diamanatkan oleh ketua umum,” kata Teguh saat ditemui di Kantor DPC PDIP Solo.

Exit mobile version