Diskon Tiket KA Ekonomi Dongkrak Minat Penumpang, 360 Ribu Tiket Terjual

Masyarakat naik kereta (Dok PT KAI)

Masyarakat naik kereta (Dok PT KAI)

Suaranusantara.com – Program diskon tarif kereta api ekonomi komersial sebesar 30 persen yang digulirkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) terbukti mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Hingga awal Januari 2026, ratusan ribu pelanggan telah memanfaatkan potongan harga tersebut untuk melakukan perjalanan jarak jauh dari wilayah Daop 1 Jakarta ke berbagai kota tujuan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa sejak diberlakukan, program diskon ini telah dimanfaatkan oleh lebih dari 360 ribu penumpang.

Tingginya angka tersebut menunjukkan bahwa tarif terjangkau menjadi faktor penting dalam mendorong masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi utama.

Menurutnya, sejumlah relasi favorit seperti Yogyakarta, Solo, dan Surabaya menjadi tujuan yang paling banyak diminati. Dengan adanya potongan harga, tarif perjalanan ke Yogyakarta dan Solo kini dapat dinikmati mulai dari Rp213.000, sementara tujuan Surabaya tersedia mulai Rp238.000.

Tak hanya kota-kota besar, rute menuju Malang, Jombang, dan Madiun juga mengalami peningkatan minat. Untuk tujuan Malang, tiket tersedia mulai Rp252.000, sedangkan Jombang dan Madiun masing-masing dapat diakses dengan tarif mulai Rp238.000 dan Rp280.000.

KAI menilai program ini turut mendorong pergeseran masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi massal yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Selain tarif yang kompetitif, kereta api ekonomi komersial tetap dilengkapi fasilitas penunjang seperti AC, toilet bersih, serta sistem keamanan dan keselamatan yang terstandar.

Franoto mengingatkan bahwa program diskon ini masih dapat dimanfaatkan hingga 10 Januari 2026, selama kuota tersedia. Masyarakat diimbau segera melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI agar dapat memilih jadwal dan rute sesuai kebutuhan.

“Melalui program diskon ini, pelanggan dapat menikmati perjalanan menggunakan kereta api ekonomi komersial dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus tetap memperoleh layanan yang nyaman dan andal,” ujar Franoto dalam keterangannya.

Exit mobile version