Retret Kabinet, Prabowo Beri Pesan untuk Para Menterinya: Bekerja Tidak Boleh Normatif Saja, Harus Out of The Box dan Tinggalkan Kepentingan Pribadi

Presiden RI Prabowo Subianto saat retret kabinet beri pesan kepada seluruh menteri dan wamen, Selasa 6 Januari 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)

Presiden RI Prabowo Subianto saat retret kabinet beri pesan kepada seluruh menteri dan wamen, Selasa 6 Januari 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)

Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto memberikan pesan kepada seluruh menterinya jajaran Kabinet Merah Putih saat retret kabinet kedua yang digelar Selasa 6 Januari 2026 di Hambalang, Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Prabowo meminta kepada seluruh menterinya untuk bekerja tidak normatif saja melainkan harus cerdas dan cepat.

“Beliau (Presiden Prabowo) juga menekankan bahwa kita harus bekerja cepat, kita harus bekerja smart, kita harus bekerja terkadang tidak boleh normatif ya,” ungkap Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai menghadiri acara retret yang digelar Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa 6 Januari 2026.

Prabowo kata Prasetyo juga ingin para menteri dan wakilnya untuk bekerja out of the box lahirkan terobosan untuk mempercepat program-program pemerintah.

“Harus berpikir out of the box untuk mencari terobosan-terobosan di dalam rangka sekali lagi mempercepat tercapainya seluruh program-program yang sudah ditetapkan,” ucap dia.

Tak hanya itu, Prabowo juga ingin para anggota kabinet dalam bekerja untuk meninggalkan kepentingan pribadi.

Serta Kepala Negara juga ingin para anggota kabinet
tidak lagi ada masalah ego sektoral agar program pemerintah dapat berjalan secara baik.

“Beliau berharap kita meninggalkan kepentingan-kepentingan pribadi, kepentingan-kepentingan ego sektoral untuk secepat-cepatnya mencari titik temu apabila terjadi permasalahan sehingga semua program-program dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Prasetyo menambahkan, Prabowo meminta agar kerja sama lintas kementerian/lembaga terus ditingkatkan demi kepentingan masyarakat Indonesia.

“Bapak Presiden juga memberikan penekanan kepada kita semua untuk terus memperkuat kerja sama di antara lintas kementerian untuk mencapai program-program besar di 2026 ini yang selalu beliau menekankan orientasi kita harus bekerja untuk kepentingan bangsa dan negara, untuk kepentingan masyarakat,” jelas dia.

Exit mobile version