Pramono Anung Resmikan Waduk Batu Licin Jadi Solusi Banjir di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bicara kasus bullying (instagram @gpriority)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bicara kasus bullying (instagram @gpriority)

Suaranusantara.com- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menambah infrastruktur pengendali banjir dengan meresmikan Waduk Batu Licin di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut waduk tersebut terbukti mampu menekan genangan yang sebelumnya sering muncul saat hujan deras.

Menurut Pramono, persoalan banjir dan genangan menjadi perhatian serius sejak awal kepemimpinannya. Ia menilai pembangunan waduk di wilayah padat penduduk merupakan langkah strategis untuk mengurangi risiko banjir secara langsung.

“Di awal saya menjadi Gubernur, salah satu perhatian utama adalah banjir. Waduk seperti ini secara langsung mengatasi persoalan genangan air di wilayah padat penduduk,” kata Pramono di Waduk Batu licin, Jakarta Timur, Senin (12/1/2026).

Waduk Batu Licin memiliki daya tampung hingga 92 ribu meter kubik dengan kedalaman sekitar enam meter. Kapasitas tersebut memungkinkan waduk menahan aliran air hujan yang sebelumnya langsung menggenangi lingkungan permukiman warga.

Pramono juga mengungkapkan bahwa perubahan nama dari Waduk Cilangkap menjadi Waduk Batu Licin dilakukan atas dasar pertimbangan historis. Nama Batu Licin dinilai lebih merepresentasikan cerita rakyat dan nilai sejarah yang melekat di kawasan tersebut.

“Kenapa namanya Batu Licin? Karena ada cerita historis dan legenda di tempat ini. Jadi saya minta kepada Kepala Dinas Sumber Daya Air namanya dikembalikan menjadi Waduk Batu Licin,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan yang diterimanya dari warga, dampak waduk sudah dirasakan secara nyata. Genangan yang dulunya berlangsung lama kini jauh berkurang dan, jika muncul, hanya bertahan dalam waktu singkat sebelum surut.

Tak hanya berfungsi sebagai sarana pengendali banjir, waduk ini juga dilengkapi fasilitas sosial dan rekreasi. Kehadiran jogging track, lapangan basket, hingga musala dinilai memberi nilai tambah bagi masyarakat yang tinggal di sekitar waduk.

Pramono menyebut Waduk Batu Licin merupakan bagian dari rangkaian pembangunan waduk di Jakarta. Dari total sembilan waduk yang telah dibangun, lima berada di Jakarta Timur, dua di Jakarta Selatan, dan satu di Jakarta Barat. Ia berharap tujuh waduk lainnya dapat segera diresmikan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Exit mobile version