Indonesia Terima Tawaran Jadi Wakil Komandan Pasukan ISF Gaza: Demi Perdamaian yang Langgeng

Rapat perdana BoP Indonesia turut serta. Indonesia Wakil Komandan ISF Gaza (Instagram @kemensetneg.ri)

Rapat perdana BoP Indonesia turut serta. Indonesia Wakil Komandan ISF Gaza (Instagram @kemensetneg.ri)

Suaranusantara.com- Indonesia sepakat menerima tawaran sebagai wakil komandan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) Gaza.

Kesepakatan ini diumumkan
Komandan ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers saat rapat perdana Board of Peace (BoP) organisasi perdamaian Gaza yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Jeffers menyatakan bahwa Indonesia sepakat menerima posisi sebagai Wakil Komandan ISF Gaza.

“Saya telah menawarkan dan Indonesia telah menerima posisi wakil komandan untuk ISF,” kata Jeffers dilansir AFP, Jumat 20 Februari 2026.

Kehadiran ISF ini diharapkan dapat membantu mewujudkan keamanan dan perdamaian yang langgeng di Gaza.

“Dengan langkah-langkah awal ini, kita akan membantu menghadirkan keamanan yang dibutuhkan Gaza demi kemakmuran masa depan dan perdamaian yang langgeng,” kata Jeffers.

Ia menambahkan, ISF akan fokus untuk menstabilkan keadaan di Gaza sehingga memungkinkan pemerintahan sipil berjalan.

ISF diberi mandat untuk mengawasi gencatan senjata dan stabilitas keamanan, bukan konfrontasi.

Diketahui, Indonesia menyatakan akan mengirimkan pasukan sebanyak 8000 prajurit ke Gaza. Hal ini dapat terlaksana apabila pasukan tersebut dikonfirmasi.

Pasukan tersebut bertujuan untuk memiliki 20.000 tentara, serta pasukan polisi baru.

Jeffers mengkonfirmasi bahwa Maroko juga telah setuju untuk mengirim pasukan, dalam komitmen pertama oleh negara Arab, serta Albania, Kazakhstan, dan Kosovo.

Exit mobile version