Kementerian PU Putuskan Tidak Terapkan WFA

Menteri PU, Dody Hanggodo saat konferensi pers di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, pada Jum'at (10/4/2026). (Ilham F/Suaranusantara)

Menteri PU, Dody Hanggodo saat konferensi pers di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, pada Jum'at (10/4/2026). (Ilham F/Suaranusantara)

Suaranusantara.com- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan tidak akan menerapkan skema Work From Home (WFH) maupun Work From Anywhere (WFA) bagi pegawainya, meskipun pemerintah tengah mendorong efisiensi kerja di lingkungan instansi negara.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo mengatakan, sebagian besar pekerjaan di kementeriannya berkaitan langsung dengan pembangunan infrastruktur serta penanganan berbagai kondisi di lapangan, sehingga kehadiran fisik pegawai tetap diperlukan.

“Di Kementerian PU sebetulnya nggk terlalu ada WFH,” kata Dody kepada wartawan di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, pada Jum’at (10/04/2026).

Menurut Dody, karakter pekerjaan di Kementerian PU berbeda dengan instansi lain yang dapat menjalankan sebagian tugas secara daring. Banyak proyek infrastruktur yang membutuhkan pengawasan langsung di lapangan agar pelaksanaannya berjalan sesuai target.

Selain itu, lanjut Dody, Kementerian PU juga memiliki peran penting dalam penanganan berbagai situasi darurat, termasuk koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ketika terjadi bencana alam di sejumlah daerah.

“Karena PU itu disamping membangun infrastruktur, kami kan termasuk dari bagian tim utama mana kala ada bencana bersama-sama dengan BNPB. Oleh sebab itu, kami putuskan kami tidak WFH” ungkapnya.

Meski tidak menerapkan WFH, Dody menegaskan, efisiensi kerja tetap menjadi fokus utama dalam pengelolaan organisasi. Upaya efisiensi dilakukan tanpa mengganggu pelaksanaan proyek infrastruktur maupun pelayanan kepada masyarakat.

“Tapi memang sesuai arahan dari Presiden Prabowo Subianto, kita akan bekerja se-efektif dan se-efisien mungkin,” ujarnya.

Menurutnya, dengan tetap menerapkan sistem kerja langsung di kantor dan lapangan, Kementerian PU menargetkan program pembangunan infrastruktur nasional serta penanganan kondisi darurat dapat berjalan optimal. (IF)

Exit mobile version