Mendarat di Bandara Internasional IKN, Muzani Takjub: Megah dan Mewah

Ketua MPR RI Ahmad Muzani berfoto bersama di depan tulisan Bandara Internasional IKN (Instagram @ahmadmuzani2)

Ketua MPR RI Ahmad Muzani berfoto bersama di depan tulisan Bandara Internasional IKN (Instagram @ahmadmuzani2)

Suaranusantara.com- Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengaku takjub begitu mendarat di Bandara Internasional Ibu Kota Nusantara (IKN), Senin 20 April 2026.

Diketahui, Muzani berangkat ke IKN melalui Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Begitu mendarat di Bandara Internasional IKN, Muzani bangga dengan suasana bandara di sana.

Muzani menyampaikan kekaguman langsung ke Kepala Otoritas IKN, Basuki Hadimuljono di Kantor Otorita IKN.

“Perjalanan kami dari Halim sampai IKN, turun, kita dikagetkan dengan suasana yang membanggakan, Bandara Internasional Nusantara di IKN,” kata Muzani, Senin 20 April 2026.

Muzani mengatakan suasana di Bandara Internasional IKN begitu megah dan mewah.

“Kesan saya pertama Pak Basuki, inilah pendaratan kami semuanya ke bandara IKN. Kesan kami pertama adalah ini bandaranya begitu megah dan mewah,” lanjutnya.

Muzani sendiri sempat mengabadikan momen usai mendarat di Bandara Internasional Nusantara. Tak sendirian, Muzani mengabadikan momen bersama pimpinan MPR Bambang Wuriyanto, Rusdi Kirana, Hidayat Nur Wahid, serta Edy Soeparno denhan berfoto di depan tulisan Bandara Internasional Nusantara.

Kemudian Muzani kembali berfoto bersama di lobi Bandara Internasional Nusantara. Selanjutnya memasuki ruang tunggu Bandara Internasional Nusantara dengan didampingi Ketua Otorita IKN Basuki Hadimuljono.

Dalam kesempatan itu, Basuki mengaku senang dikunjungi jajaran MPR. Ia menyampaikan sempat merasa sendiri untuk menjelaskan ke masyarakat yang pro dan kontra terhadap pembangunan IKN.

Namun setelah Presiden Prabowo Subianto serta Ketua MPR dan jajaran berkunjung, dirinya tak lagi merasa sendiri.

“Saya sangat, menurut saya, saya pribadi sebagai Pimpinan atau Kepala Otorita, kalau saya flashback ke setahun yang lalu, tahun lalu saya seperti sendirian menjelaskan pada masyarakat yang pro-kontra, saya sendirian. Kemudian ada Perpres 79 (tahun) 2025, nah itu sudah ada di depan saya,” ungkap Basuki.

Lalu ada kunjungan dari MPR, seperti merasa sudah ada back-up. Kunjungan MPR, bagi Basuki merupakan sebuah dukungan.

“Kemudian ada kunjungan MPR yang pertama, itu saya sudah merasa, wah berarti sudah ada back-up back-up saya. Kemudian ada lagi kunjungan Bapak Presiden, lebih mantap lagi. Jadi itu merupakan dukungan betul pada kami. Hari ini, Bapak pimpinan dan seluruh anggota MPR datang ke sini, betapa bahagianya kami semua ini, Pak, bahwa kami ternyata tidak sendirian lagi,” lanjutnya.

Basuki lantas menjelaskan pembangunan IKN tahap satu sudah selesai, termasuk di dalamnya gedung-gedung eksekutif. Ia mengatakan di tahap kedua, pembangunan akan berfokus pada gedung-gedung legislatif dan yudikatif.

“Jadi secara garis besar, kita sudah selesaikan tahap pertama 2020 sampai 2024 dengan hasil yang sekarang ini, eksekutif area ini. Fase kedua 2025-2030 itu adalah nanti fokusnya di yudikatif dan legislatif, termasuk yang lain-lainnya,” imbuhnya.

Exit mobile version