Pramono Anung Empat Hari Kunker ke Tiga Negara: Strategi Pemprov Perkuat Diplomasi Kota

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kunker ke luar negeri salah satunya ke kota Shenzhen di Tiongkok (Instagram @pramonoanungw)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kunker ke luar negeri salah satunya ke kota Shenzhen di Tiongkok (Instagram @pramonoanungw)

Suaranusantara.com- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung diketahui saat ini tengah melakukan kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri.

Adapun Pramono kunker ke luar negeri selama lima hari sejak 22-26 April 2026, di antaranya ke Shenzhen (Tiongkok), Seoul (Korea Selatan), Tokyo, dan Kyoto (Jepang).

Pramono mengatakan kunker dilakukan sebagai strategi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperkuat diplomasi kota.

Selain itu, guna memperluas jaringan internasional serta mempercepat transformasi Jakarta menuju Top 50 Global City pada 2030.

Selama kunker, Pramono dijadwalkan dengan sejumlah agenda di antaranya pertemuan bilateral dengan Executive Mayor of Shenzhen, pertemuan dengan Pemerintah Kota Shenzhen dan Shenzhen Metro.

Lalu penandatanganan nota kesepahaman antara MRT Jakarta dan Shenzhen Metro.

Kemudian juga Pramono dijadwalkan menghadiri JIEP Business Matching Forum 2026 dan roundtable discussion bersama Shenzhen Qianhai AI Industry Association, serta mengunjungi Qianhai Exhibition Hall dan bertemu dengan pimpinan Qianhai Administration Bureau.

Rangkaian kegiatan tersebut juga dimanfaatkan Pramono untuk memperkenalkan peluang kerja sama dan investasi di Jakarta.

“Di Seoul, agenda kunjungan mencakup penandatanganan nota kesepahaman antara Jakarta dan Jeju, kunjungan ke Seoul Boramae Medical Center, serta Healing Breeze Clinic. Kunjungan ke dua fasilitas kesehatan ini menjadi bagian dari penjajakan kerja sama dan benchmark bagi pengembangan pelayanan kesehatan di Jakarta, khususnya RS Sumber Waras.” Tulis Diskominfotik Jakarta dikutip Kamis 23 April 2026.

Sementara di Jepang, Pramono dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Gubernur Tokyo untuk memperkuat kerjasama antar kota, termasuk tindak lanjut proyek inovasi hijau, diplomasi generasi muda, serta penguatan sinergi Jakarta–Tokyo dalam menjawab tantangan perkotaan di Asia.

Ia juga akan menjadi pembicara pada G-NETS Leaders Summit 2026, forum bergengsi para pemimpin kota dunia yang membahas isu keberlanjutan, ketahanan iklim, dan masa depan kota-kota global.

Selain itu, terdapat dua agenda lanjutan, yakni menjadi pembicara utama dalam kuliah umum di Kyoto University dan pertemuan dengan Asian Development Bank (ADB).

“Jakarta adalah laboratorium hidup transformasi perkotaan di Asia Tenggara. Tantangan iklim, banjir, kemacetan, hingga polusi udara yang kami hadapi bukan penghalang, melainkan pendorong inovasi. Dengan kolaborasi lintas kota dan dukungan mitra internasional, Jakarta siap bertumbuh menjadi kota kelas dunia yang layak huni dan berkelanjutan bagi semua warganya,” ujar Pramono Anung dalam siaran pers tertulisnya.

Melalui rangkaian kunjungan kerja ini, Pemprov DKI Jakarta menegaskan komitmennya memperkuat diplomasi kota, memperluas jaringan kemitraan internasional, dan mewujudkan visi Jakarta sebagai Kota Global yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Exit mobile version