Menteri Lingkungan Hidup Jumhur: Permasalahan TPS Bantar Gebang Tak Perlu Libatkan Presiden, Kita Kerja Dulu

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat bicara soal TPS Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat (Instagram @tvrinasional)

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat bicara soal TPS Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat (Instagram @tvrinasional)

Suaranusantara.com- Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat mengatakan bahwa persoalan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Tengah tak perlu melibatkan Presiden RI Prabowo Subianto.

Menurutnya, para jajaran terkait harus bisa mengerjakan tanpa harus melibatkan Presiden.

“Jadi tidak usah semuanya serba ke Presiden. Kita kerja dulu di bawah seperti apa,” tegas Jumhur usai meninjau Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Lingkungan & Edukasi (TPST BLE) bersama Presiden Prabowo Subianto di Banyumas, Jawa Tengah, Selasa 28 April 2026.

Kata Jumhur, ada sebanyak permasalahan produksi 6,3 juta metana per jam di TPST Bantar Gebang sebagai sebuah masalah serius.

Ia pun mengatensi permasalahan tersebut dan berupaya menyelesaikan masalah tersebut.

Mantan Kepala BNP2TKI ini pun mengaku berencana berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dan jajaran Pemprov DKI Jakarta untuk menyelesaikan isu tersebut.

“Kita (Jumhur dan Pramono) baru berdua ini mendiskusikan soal itu. Jadi persisnya mau diapakan metana yang dihasilkan,” ujar Jumhur.

Namun, Jumhur mengaku, permasalahan tersebut baru dibahas setelah Pramono kembali ke Indonesia.

“Nah, dengan gubernur pun beliau lagi di luar negeri sekarang. Nanti pulang, sudah janjian mau ketemu,” tambahnya.

Exit mobile version