Suaranusantara.com – PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta terus melakukan penutupan dan penanganan perlintasan sebidang liar di wilayah operasionalnya. Hingga Agustus 2026, KAI Daop 1 Jakarta menargetkan penutupan 40 titik perlintasan liar yang tersebar di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan penutupan perlintasan liar merupakan program berkelanjutan yang dilakukan secara bertahap bersama para pemangku kepentingan guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.
“KAI Daop 1 Jakarta terus berupaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan. Penutupan perlintasan liar dilakukan sebagai langkah preventif dan menciptakan perjalanan kereta api yang aman, selamat, dan tertib,” ujar Franoto salam keterangannya, Selasa (19/5).
Adapun target penutupan perlintasan liar tersebar di sejumlah wilayah, yakni Kabupaten Bogor sebanyak 15 titik, DKI Jakarta 7 titik, Sukabumi 5 titik, Banten 8 titik, Bekasi 2 titik, Karawang 2 titik, dan Depok 1 titik.
Berikut rincian lokasi penutupan perlintasan liar:
Kabupaten Bogor – 15 Titik
Lokasi penutupan dilakukan di antaranya:
- KM 48+2/3 lintas Cilebut–Bogor kawasan Kampung Pledang
- KM 49+512 lintas Cilebut–Bogor kawasan Gang Blok Asem
- KM 51+7/8 lintas Nambo–Badak di Jalan Klapa Nunggal
- KM 50+2/3 lintas Cilejit–Daru kawasan Desa Mekarsari
- KM 53+285 lintas Daru–Tenjo kawasan Raya Cilaku
- KM 46+172 lintas Bojonggede–Cilebut kawasan Sipatahuanan
- KM 42+265 lintas Citayam–Bojonggede kawasan Dodol
- KM 56+202 lintas Tenjo–Tigaraksa kawasan Kampung Sukalikatke
- KM 45+254 lintas Bojonggede–Cilebut
- KM 41+550 lintas Citayam–Bojonggede kawasan Gang Paseban
- KM 49+178 lintas Cilejit–Daru kawasan Kampung Lame
- KM 50+164 lintas Cilebut–Bogor kawasan Tugu Wates
- KM 49+296 lintas Cilebut–Bogor kawasan Gang Mesjid
- KM 40+490 lintas Citayam–Bojonggede kawasan Gang Jamal
- KM 16+269 lintas Maseng–Cigombong kawasan Slawi.
DKI Jakarta – 7 Titik
Penutupan dilakukan di wilayah Jakarta Selatan, Barat, Timur, Utara, dan Pusat, meliputi:
- KM 13+121 lintas Tebet–Cawang di Jalan Asem Baris, Jakarta Selatan
- KM 12+279 lintas Kalideres–Poris di Jalan Pandan, Jakarta Barat
- KM 9+187 lintas Tanah Abang–Palmerah di Gang Warga, Jakarta Pusat
- KM 0+389 lintas Ancol–Rajawali di Jalan Pademangan Gang Mawa, Jakarta Utara
- KM 2+450 lintas Angke–Duri di Jalan Kampung Angke, Jakarta Barat
- KM 18+575 dan KM 18+844 lintas Buaran–Klender Baru kawasan Penggilingan, Jakarta Timur.
Sukabumi – 5 Titik
Lokasi penutupan berada di:
- KM 50+991 lintas Karangtengah–Sukabumi kawasan Pada Asih
- KM 58+179 lintas Sukabumi–Cianjur kawasan Cijangkar
- KM 32+335 lintas Cicurug–Parungkuda kawasan Desa Langsari
- KM 37+663 lintas Parungkuda–Cibadak kawasan Kampung Baru
- KM 22+255 lintas Cigombong–Cicurug kawasan Hawai.
Banten – 8 Titik
Penutupan dilakukan di Kabupaten Lebak, Tangerang Selatan, Serang, dan Cilegon, meliputi:
- KM 64+526 lintas Maja–Citeras kawasan Perkebunan, Lebak
- KM 38+3/4 lintas Cicayur–Parungpanjang, Tangerang Selatan
- KM 136+6/7 lintas Cilegon–Krenceng kawasan Ramanuju, Cilegon
- KM 147+468 lintas Krenceng–Merak di Jalan Rosalia, Cilegon
- KM 104+7/8 lintas Kreuseuk–Walantaka kawasan Walantaka, Serang
- KM 73+438 lintas Citeras–Rangkasbitung kawasan Nameng, Lebak
- KM 81+346 lintas Rangkasbitung–Jambu Baru kawasan Kampung, Lebak
- KM 38+050 lintas Cisauk–Parungpanjang kawasan Kampung Kandang, Tangerang Selatan.
Bekasi – 2 Titik
Penutupan dilakukan di:
- KM 30+826 lintas Bekasi Timur–Tambun
- KM 24+780 lintas Kranji–Bekasi kawasan Pangeran Jayakarta.
Karawang – 2 Titik
Lokasi penutupan berada di:
- KM 85+454 lintas Cikampek–Cibungur
- KM 84+730 lintas Cikampek–Tanjungrasa kawasan Gang Madi.
Depok – 1 Titik
Penutupan dilakukan di:
- KM 39+0 lintas Citayam–Cibinong kawasan Jlangen Kampung LIPI.
