Suaranusantara.com- PDI Perjuangan menyambut positif pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan tidak akan mengganggu proyek-proyek hasil tender meski dimenangkan pihak yang memiliki afiliasi politik dengan PDIP.
Juru Bicara PDIP Guntur Romli menilai sikap tersebut mencerminkan pendekatan yang mengedepankan profesionalitas serta kepentingan nasional dibanding pertimbangan politik.
Menurut dia, keputusan untuk tetap menghormati hasil tender menunjukkan komitmen terhadap proses yang berjalan sesuai aturan.
Dalam keterangannya yang dikutip detikcom pada Rabu (20/5), Guntur menyampaikan apresiasi atas sikap yang ditunjukkan Prabowo.
“Kami mengapresiasi kejujuran dan keteladanan Pak Prabowo yang kini menerapkan prinsip yang sama: tidak melihat latar belakang politik, tapi melihat apakah prosesnya benar dan adil. Itu menunjukkan semangat kebangsaan yang luhur, di atas kepentingan partisan,” ujar dia.
Di sisi lain, Guntur juga menegaskan posisi PDIP yang hingga kini tetap berada di luar koalisi pemerintahan. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen partai dalam menjalankan fungsi pengawasan dan keseimbangan politik.
Ia mengatakan keberadaan PDIP di luar pemerintahan bukan karena menolak kerja sama, melainkan untuk menjalankan peran konstitusional.
“PDI Perjuangan memang berkorban dengan tetap konsisten di luar koalisi pemerintahan. Bukan karena tidak mau gotong royong, tapi karena kami ingin menjalankan peran konstitusional sebagai penyeimbang,” ujarnya.
Guntur menambahkan partainya akan terus menjalankan peran tersebut dengan fokus pada kepentingan masyarakat dan negara.
“PDI Perjuangan akan terus menjalankan peran itu dengan penuh tanggung jawab demi rakyat dan bangsa,” tambah Gunrom.
