Megawati Soekarnoputri Tegaskan Bukan Musuh Prabowo, Singgung Momen 1 Juni: Aku kan Gandengan, Ketawa-ketiwi

Momen mesra Presiden RI Prabowo Subianto gandeng tangan Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (Instagram @sekretariat.kabinet)

Momen mesra Presiden RI Prabowo Subianto gandeng tangan Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (Instagram @sekretariat.kabinet)

Suaranusantara.com- Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bicara soal hubungannya dengan Presiden RI Prabowo Subianto. Diketahui, sikap politik keduanya berseberangan, di mana PDI Perjuangan memilih berada di luar pemerintahan Prabowo.

Kata Megawati, dirinya dan Prabowo bersahabat sejak lama. Hubungan persahabatan, kata Megawati tak boleh dicampuradukan dengan politik.

Megawati pun menyinggung momen saat peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026. Di mana, Megawati dan Prabowo saling bergandengan tangan dan tertawa bersama.

“Pak Prabowo sama saya bersahabat. Tapi kan harusnya dipisahkan, bersahabat ya bersahabat, tapi berpolitik kita bisa untuk apa? Untuk demokratisasi. Tapi saya bukan musuh dia, itu teman saya. Kamu lihat toh waktu 1 Juni? Aku kan gandengan sama dia, ketawa-ketawa,” ujar Megawati saat memberikan pidato dalam acara peresmian renovasi Istana Gebang dan patung Bung Karno, di Blitar, Jawa Timur, Senin 15 Juni 2026.

Ia juga menyinggung adanya pihak-pihak yang berupaya membenturkan hubungan dirinya dengan Presiden Prabowo.

“Nanti baru orang teman-temannya yang maunya membenturkan, ‘Oh Ibu Mega itu mau melawan Pak Prabowo’. Nanti bisa saya jawab. Jangan begitu dong. Kalian harus berani, karena negara kita ini punya tata hukumnya,” lanjutnya.

Walau bersahabat, Megawati tetap menyuarakan persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk kenaikan harga kebutuhan pokok.

Megawati menegaskan, kritik terhadap kebijakan pemerintah harus disampaikan melalui mekanisme yang sesuai dengan sistem ketatanegaraan.

Sebagai partai yang berada di luar pemerintahan, ia memastikan PDI Perjuangan akan menyampaikan aspirasi masyarakat melalui Fraksi PDI Perjuangan di DPR.

“Saya tahu harga sudah pada naik. Tapi saya juga tahu tata cara. Saya tidak ada dalam pemerintahan. Ya saya akan menyampaikan, tapi menyampaikannya ke siapa? Yaitu ke DPR dari Fraksi PDI Perjuangan. Itu tata cara, itu etika dan moral,” tegas Megawati.

Exit mobile version