Suaranusantara.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan bahwa Jakarta siap menangkap peluang pasar global di industri konten yang memadukan kekuatan cerita dan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Menurut Rqno, Jakarta tidak hanya perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, tetapi juga harus menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengembangkan industri AI.
Hal itu disampaikan Rano saat menghadiri rangkaian acara Asia Pacific Video Operators Summit (APOS) 2026 di Nusa Dua, Bali, pada 16–18 Juni 2026.
“Saya rasa ke depan Jakarta harus bersiap, terutama jika AI semakin berkembang. Kita tidak hanya ingin menjadi pasar, tetapi juga pelaku utama. Jakarta harus menyiapkan SDM di bidang AI untuk mengembangkan industrinya,” kata Rano dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).
Rano mengatakan, Jakarta memiliki Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang bisa menjadi titik awal untuk mempersiapkan talenta-talenta tersebut.
Dia menambahkan, sebagai kota global yang berbudaya dan kreatif, Jakarta tidak ingin melewatkan peluang ekonomi yang muncul dari perkembangan teknologi AI.
“Dalam pengembangan subsektor ekonomi kreatif, khususnya film, teknologi AI bukan lagi sekadar keniscayaan. Teknologi ini telah membawa dampak ekonomi yang nyata di pasar global. Jakarta harus dan akan memanfaatkan peluang ini,” pungkas Rano.
