Suaranusantara.com- Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah kini tengah melakukan evaluasi terhadap program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Evaluasi MBG, kata Luhut bertujuan agar pelaksanaannya efektif dan efisien.
Hal ini diutarakan Luhut beserta timnya usai bertemu dengan dua Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari dan Trenggono pada Selasa 23 Juni 2026.
Luhut dalam pertemuan dengan dua pimpinan BGN itu mengatakan bahwa pihaknya menyampaikan usulan-usulan dan hasil survei.
Diharapkan, adanya evaluasi, maka program MBG bisa jauh lebih baik lagi.
“Kalau MBG, MBG itu kita evaluasi. Kemarin Wakil Kepala MBG dengan timnya datang ke Dewan Ekonomi, dan kita memaparkan hasil survei dan usulan-usulan kita, dan saya pikir akan lebih baik,” kata Luhut saat ditemui di Kantornya di Jakarta Pusat, Rabu 24 Juni 2026.
Luhut menyoroti perlunya efisiensi dalam pelaksanaan MBG. Ia lantas mempertanyakan kenapa program MBG dilakukan sekaligus, dan menyebut seharusnya dilakukan secara bertahap.
“Ya sebenarnya efisiensi lagi. Jadi, meng-identify masalah juga, kenapa harus semua sekaligus. Kan bisa dibikin bertahap,” sebut Luhut.
Meski demikian, Luhut menilai pemerintah kini sudah memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pelaksanaan MBG. Terlebih program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu telah berjalan selama satu tahun.
“Tapi sekarang kan sudah hampir satu tahun lebih ya. Dan saya kira sudah lebih paham,” ujarnya.
Luhut mengingatkan bahwa MBG merupakan salah satu program prioritas Prabowo, yang dalam pelaksanaannya harus dilakukan dengan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Sesuai keinginan Presiden, saya kembali mengingatkan bahwa program sebesar ini harus dikelola dengan berorientasi kepada data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan agar tata kelola dan pengawasannya berjalan lebih akuntabel,” jelas Luhut.
