Prabowo Bicara Soal Perkembangan Teknologi AI, Minta Profesor Dalami Agen AI

Presiden RI Prabowo Subianto bicara soal perkembangan teknologi AI (Instagram @sekretariat.kabinet)

Presiden RI Prabowo Subianto bicara soal perkembangan teknologi AI (Instagram @sekretariat.kabinet)

Suaranusantara.com- Bicara perkembangan tekonologi kini kian pesat terutama ada yang namanya kecerdasan buatan. Hal ini membuat Presiden RI Prabowo Subianto meminta kepada profesor-profesor yang ada di Indonesia untuk mendalami AI.

Prabowo berujar, teknologi AI memang memberikan dampak positif bagi kehidupan manusia, namun ada juga negatifnya.

Untuk itu, kata Prabowo, penemui AI sendiri memberikan peringatan terkait kecanggihan AI sendiri. Bahkan kini AI berkembang dengan menciptakan yang namanya agen AI.

“Sekarang AI, Artificial Intelligence. Hampir semua negara sekarang mengejar AI, tidak mau ketinggalan. Tapi bapak-bapak penemu AI sendiri sudah memberi warning bahwa AI ini bisa menjadi repot bagi manusia. Sekarang sudah ada apa namanya itu, agent AI. Sudah ada agent AI,” kata Prabowo saat acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) 2026 di Jakarta Convention Center, Minggu 28 Juni 2026.

Prabowo mengatakan agen AI ini banyak dirancang dan diperuntukkan bagi suatu kelompok hingga negara. Dia menyebut saat ini sudah ada sekitar lima juta agen AI yang ada di dunia.

“Konon kabarnya agent AI ini, AI yang bekerja, berkarya untuk satu orang atau satu kelompok, satu korporasi, satu organisasi, satu negara, dan konon kabarnya sekarang sudah ada lima juta agent AI. Mungkin lima juta itu tiga minggu lalu,” ujarnya.

Ketua Umum Partai Gerindra ini memuji kehebatan terobosan umat manusia dalam mengembangkan teknologi seperti AI.

Prabowo lantas meminta kalangan akademik Indonesia mendalami hal itu.

“Dan mereka katanya sudah punya apa itu namanya, chat room sendiri. Lima juta ini berbicara sendiri dalam bahasa kode mereka sendiri. Jadi manusia yang menciptakan sesuatu yang lebih hebat.

Bahkan agen AI sendiri juga sudah mengikuti kejuaraan salah satunya catur.

“Sekarang juara catur saja kalah sama mesin. Juara catur. Mesin sekarang bisa buat karya-karya luar biasa. Jadi saudara-saudara, inilah nanti para guru besar, para profesor yang harus mendalami itu,” ujar Prabowo.

Exit mobile version