Kapolri Tak Mau Komentari Masalah Aris Budiman dan Novel

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (Foto: Ist)

Jakarta-SuaraNusantara

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku menahan diri agar tidak masuk dalam permasalahan yang terjadi antara Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman dengan Novel Basweda. Seperti diketahui, Aris melaporkan Novel ke Polda Metro Jaya pada 21 Agustus 2017, dengan tudingan pencemaran nama baik.

“Saya tidak ingin memberikan komentar mengenai permasalahan anggota polri yang tugas di KPK. Saya menahan diri. Saya tidak ingin polri berbenturan dengan KPK,” ujar Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (5/9/2017).

Menurut Tito, sikapnya ini merupakan upaya menghargai KPK. Dia tidak ingin bila Polri harus berbenturan dengan KPK karena masalah Aris dan Novel. “Saya enggak ingin kedua institusi ini jadi berseberangan. Bersinergi akan lebih baik,” katanya.

Tito menegaskan, sesama aparat penegak hukum akan lebih baik apabila saling bersinergi dan tidak saling berseberangan hanya karena masalah tertentu.

Tapi Tito menghargai apa yang dilakukan Aris. Karena Aris dikenal sebagai sosok yang jujur, pekerja keras, cerdas, dan hobi belajar.

“Selama 29 tahun bersama-sama, termasuk dengan saya menangani kasus-kasus. Dia datang ke Pansus KPK, bahwa dia melihat ada sesuatu, dia berani (datang) tanpa ada izin dari pimpinan, bahkan dari Kapolri,” urai Tito.

Sebelum menyidik korupsi, Aris sebelumnya banyak menyidik kasus-kasus terorisme bersama Tito.

Penulis: Yono D

Exit mobile version