Pesan Prabowo ke Aparat Penegak Hukum: Saya Mohon Perbaiki, Rakyat Tak Ingin Korupsi Dibiarkan

Presiden Prabowo Subianto beri pesan kepada seluruh aparat penegak hukum (Instagram @sekretariat.kabinet)

Presiden Prabowo Subianto beri pesan kepada seluruh aparat penegak hukum (Instagram @sekretariat.kabinet)

Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto memberikan pesan kepada seluruh aparat penegak hukum diperbaiki baik yang ada di pemerintahan maupun lembaga.

“Pesan kepada aparat negara, kepada petugas-petugas negara yang ada di pemerintahan, yang ada di birokrasi, di setiap kementerian, di setiap lembaga, marilah kita bersama-sama benahi diri, perbaiki diri,” ujar Prabowo saat meresmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Jumat 10 Juli 2026.

Prabowo tak ingin aparat penegak hukum melawan rakyat. Rakyat tak ingin ada korupsi lagi yang dibiarkan.

“Saya tidak mau melihat ke belakang tetapi saya mohon perbaiki diri, mawas diri, jangan, jangan melawan kehendak rakyat. Rakyat tidak ingin korupsi dibiarkan. Rakyat tidak ingin penipuan-penipuan dilanjutkan,” ujar dia.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengingatkan kepada seluruh aparat penegak hukum bahwa segala fasilitas bahkan bintang yang didapat itu berasal dari rakyat.

Ia pun blak-blakan menegur para pejabat TNI, Polri, dan Kejaksaan Agung agar tidak lupa bahwa mereka adalah milik rakyat Indonesia.

“Kita semua introspeksi. Pejabat-pejabat militer dan polisi, introspeksi. Saudara adalah milik rakyat. Bintangmu dari rakyat. Sepatumu dari rakyat. Topimu dari rakyat. Jangan pernah lupa itu. Kejaksaan demikian juga. Anda jaksa ya di sana? Iya. Pakai bintang juga kau? Kau juga milik rakyat,” imbuh Prabowo.

Menurut Prabowo, introspeksi diperlukan karena masih banyak masyarakat yang hidup dalam kesulitan.

Dia menegaskan ukuran keberhasilan sebuah negara tidak hanya dilihat dari pembangunan, tetapi juga dari kemampuan memenuhi kebutuhan dasar rakyat.

“Apapun segelintir elite di Jakarta berpendapat bahwa perut lapar itu tidak penting, saya berbeda. Ada rakyat Indonesia yang lapar, itu penting bagi saya. Tidak ada negara yang berhasil kalau tidak bisa menghasilkan pangan bagi rakyatnya sendiri,” ujar Prabowo.

Exit mobile version