Suaranusantara.com – Komunitas pelestari sejarah perkeretaapian Indonesia, Indonesian Railway Preservation Society (IRPS), mempersembahkan Kereta Ukur DIN U-25301 yang telah direstorasi kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Penyerahan tersebut dilakukan dalam momen perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 IRPS yang berlangsung di Balai Yasa Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10/2026).
Ketua Umum IRPS, Ricki Dwi Agusti, mengatakan pihaknya melakukan sejumlah perbaikan terhadap kereta bersejarah peninggalan era kolonial Belanda tersebut. Perbaikan dilakukan untuk menjaga kondisi fisik sekaligus mempertahankan keaslian kereta yang usianya hampir mencapai 100 tahun.
“Jadi, kita ini mencoba memperbaiki tampilannya, memperbaiki apa yang kurang. Harapannya benda atau kereta ini masih awet dan terjaga keasliannya, karena kereta ini sudah 100 tahun umurnya,” kata Ricki kepada wartawan di Balai Yasa Manggarai.
Ia menjelaskan, kegiatan restorasi atau beautifikasi tersebut membutuhkan waktu sekitar 19 hari atau kurang lebih tiga minggu.
Adapun pekerjaan yang dilakukan meliputi perbaikan dinding bagian luar, pengecatan ulang, perbaikan bagian yang retak dan sobek, serta perbaikan atap, lantai, eksterior, hingga bogie atau rangkaian roda kereta.
Meski demikian, Ricki menegaskan bahwa proses perbaikan tidak mengubah bentuk asli kereta. Bahkan, pihaknya sengaja mempertahankan sejumlah bagian yang tidak dapat diperbaiki secara maksimal demi menjaga keaslian aset bersejarah tersebut.
“Jadi teman-teman masih bisa lihat, warnanya ini kan ada yang masih beda lah ya, karena memang ini sudah paling maksimal kita upayakan perbaikannya, karena kalau dimaksimalkan nanti atau dipaksakan malah takutnya malah merusak keasliannya,” ucapnya.
Lebih lanjut, Ricki menerangkan bahwa Kereta Ukur DIN merupakan kereta buatan Belanda yang dahulu digunakan untuk mengukur geometri rel. Pengukuran tersebut bertujuan memastikan kondisi jalur kereta api, khususnya lintas utama, tetap dalam kondisi baik dan aman untuk dilalui.
Melalui kegiatan ini, IRPS juga ingin mengingatkan masyarakat bahwa Indonesia masih memiliki aset bersejarah perkeretaapian yang bernilai tinggi dan perlu dijaga keberadaannya.
Sementara itu, Manager Quality Control PT KAI, Rusdi Anto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada IRPS atas upaya restorasi Kereta Ukur DIN U-25301.
“Kami dari pihak manajemen menyampaikan terima kasih kepada teman-teman IRPS semua. Atas segala perjuangannya menghidupkan atau merenovasi kereta yang sudah tua,” ucapnya.
Ia berharap, melalui restorasi tersebut, generasi muda dapat mengenal lebih jauh sejarah perkembangan perkeretaapian Indonesia.
“Harapan kami, dengan adanya restorasi ini, anak-anak kita bisa melihat seperti apa perkereta apian Indonesia. Apalagi sudah sampai 100 tahun, luas biasa,” pungkasnya.
Reporter: Fifi Abdurahman
