
Surabaya-SuaraNusantara
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan dirinya masih tetap prajurit TNI meski sudah tidak menjabat Panglima TNI. Bahkan setelah pensiun bulan Maret 2018 pun, dirinya masih seorang prajurit.
“Sesudah bulan Maret tahun depan pun saya masih sebagai prajurit, walaupun sudah purnatugas,” ujarnya di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (8/12/2017) siang.
Kedatangan Gatot ke Surabaya untuk menyapa para prajurit TNI Angkatan Laut, Angkatan Darat, dan Angkatan Udara di Surabaya, yang berlangsung di Markas Komando Armada Republik Indonesia Kawasan Timur (Koarmatim).
Di hadapan prajurit TNI, Gatot menjelaskan dirinya sudah menjabat Panglima TNI hampir tiga tahun, dan presiden tidak harus menunggu sampai bulan Maret mendatang untuk melantik Panglima TNI yang baru, sebab pergantian Panglima TNI adalah hak prerogatif presiden.
Karena awal tahun depan sudah mulai memasuki masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di seluruh wilayah Indonesia, maka Gatot sepakat jika pergantian Panglima TNI dilakukan pada akhir tahun ini.
“Mungkin Presiden berpikir bulan Januari 2018 sudah persiapan Pilkada serentak yang dimungkinkan sudah mulai ada riak. Kalau panglimanya menjabat pada Desember akhir tahun ini maka sudah bisa mulai berorientasi dan siap menghadapi perkembangan,” ujar Gatot.
Setelah bersilaturahmi dengan prajurit TNI di Kota Pahlawan, Gatot segera terbang ke Jakarta untuk menghadiri pelantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI.
Kontributor: Eka
