Jokowi Jadi Presiden Pertama yang Datang ke Pulau Rote

Presiden Jokowi berdialog dengan salah seorang siswa tunanetra, di SMK Negeri 3, Kupang, NTT, Senin (8/1) pagi. (Foto: Istimewa)

NTT-SuaraNusantara

Mengawali kegiatannya dalam kunjungan kerja yang dilakukan beberapa saat setelah mendarat di Bandar Udara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Seni (8/12/2018), Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo langsung menuju SMK Negeri 3 untuk menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Setelah menyerahkan KIP kepada 1.148 siswa SD, SMP, SMA, SMK, dan peserta program kesetaraan yang diwakili secara simbolis oleh 12 siswa menerima KIP, Jokowi juga menyempatkan hadir dalam acara  penutupan Rakornas Bara JP 2018  di Pulau Rote, NTT.

Dalam sambutannya di Rakornas tersebut,  Jokowi mengaku merasa lengkap usai menginjakkan kaki di tanah Rote Ndao, NTT. Karena selama menjabat sebagai presiden RI, berarti dirinya telah mengunjungi daerah paling barat, timur, utara dan selatan Indonesia.

“Dengan menginjakkan kaki di Pulau Rote ini, artinya saya sudah lengkap melihat Indonesia,” ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, dengan menginjakkan kaki di daerah-daerah terluar Indonesia, membuktikan prinsip pembangunan dalam era pemerintahannya, bukan lagi Jawa sentris, melainkan Indonesia sentris. Hal tersebut terlihat dari adanya pembangunan infrastruktur di daerah-daerah terluar tanah air.

“Miangas contohnya. Di sana hanya ada 330 kepala keluarga. Di situ saya bangun bandara sehingga masyarakat bisa memanfaatkannya,” ujar Jokowi.

Jokowi juga mengatakan, dirinya adalah presiden pertama yang menginjakkan kaki di Pulau Rote. “Tadi dibilangin Pak Bupati, katanya saya ini adalah presiden pertama yang datang ke Pulau Rote,” ujar Jokowi.

Kontibutor: L. Riberu

Exit mobile version