SuaraNusantara.com – Ketua MPR Bambang Soesatyo mendorong pemerintah gratiskan vaksin Covid-19 untuk bayi dan anak. Hal itu dikarenakan vaksin tersebut masih dibutuhkan untuk meningkatkan kekebalan atau imunitas tubuh di masyarakat.
Kementerian Kesehatan sendiri telah menyatakan vaksin Pfizer Comirnaty Children boleh digunakan untuk bayi dan anak-anak. Sayangnya vaksin tersebut dikatakan tidak gratis alias berbayar.
“Dalam hal ini Kemenkes, berkoordinasi dengan World Health Organization (WHO) untuk menentukan kebijakan vaksin anak berbayar,” ujar pria yang akrab disapa Bamsoet kepada SuaraNusantara.com, Jumat (30/12/2022).
Bamsoet meminta Kemenkes untuk melakukan pengakselerasian vaksin untuk anak dan balita, sembari menunggu rekomendasi dari WHO dan Kelompok Penasihat Strategis Ahli tentang Imunisasi. Yang nantinya rekomendasi itu digunakan untuk menentukan vaksin berbayar atau tidak.
“Karenakan Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM sebelumnya telah menerbitkan Izin Penggunaan Darurat atau Emergency Use Authorization/EUA untuk vaksin Comirnaty Children (5-11 tahun) pada 29 November 2022 dan vaksin Comirnaty Children (6 bulan – 4 tahun) pada 11 Desember 2022,” ujarnya.
Bamsoet mendesak Kemenkes harus mengumumkan alasan berbayarnya vaksin covid 19 untuk anak-anak dan bayi. Tujuannya agar tidak ada oknum yang mengambil kesempatan dalam kesempitan.
“Dalam hal ini Kemenkes harus bijak dalam menentukan besaran atau biaya vaksin covid bagi anak yang tidak memberatkan masyarakat, dan apabila memungkinkan, MPR meminta vaksin covid untuk anak tersebut juga digratiskan,” tutupnya. (edw)
