SuaraNusantara.com -Ketua MPR Bambang Soesatyo mendorong Kemenhub evaluasi peristiwa penyanderaan pesawat di Papua. Pasalnya peristiwa tersebut kerap terulang lantaran lemahnya keamanaan dari serangan kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM).
“Evaluasi keamanan di sekitar lapangan terbang Paro juga di seluruh lapangan terbang lainnya yang berada di wilayah rawan konflik. Hal ini diperlukan guna memastikan keamanan di wilayah tersebut diterapkan secara maksimal,” ujar pria yang akrab disapa Bamsoet dalam keterangan resminya kepada SuaraNusantara.com, Kamis (9/2/2023).
Bamsoet meminta ada kerja sama dengan TNI-Polri dalam peningkatan keamanan di sekitar bandara. Sehingga hal seperti tidak kembali terulang dan dapat diantisipasi.
“Selalu berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat guna mencegah berulangnya insiden serupa,” ujarnya
Terkait keberadaan pilot dan lima penumpang pesawar Susi Air yang dikabarkan jadi sandera OPM, Bamsoet menyampaikan keprihatinan atas insiden yang terjadi. Dirinya berharap tim gabungan dari Operasi Damai Cartenz dalam melakukan investigasi terkait peristiwa itu.
“Dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan para awak pesawat yang dikabarkan disandera,” ujarnya
Bamsoet meminta tim membuat strategi dengan libatkan tokoh-tokoh masyarakat setempat. Sehingga terjalin komunikasi dan kesepakatan guna menyelesaikan konflik yang terjadi.
“Disamping menjamin keselamatan para awak juga penumpang Pesawat Susi Air. Mengingat adanya keterbatasan akses telekomunikasi yang menjadi kendala pencarian,” tutupnya.
