Yasonna Laoly Ajak Perangi Perdangan Manusia dan Perbudakan Modern

Yasonna saat memberikan sambutan di Bali Process Government dan Bussiness Forum yang mengawali rangkaian kegiatan The 8th Bali Process Ministerial Conference yang diselenggarakan di Adelaide, Australia pada 9 Februari 2023. (Foto: Dok. Istimewa)

Yasonna saat memberikan sambutan di Bali Process Government dan Bussiness Forum yang mengawali rangkaian kegiatan The 8th Bali Process Ministerial Conference yang diselenggarakan di Adelaide, Australia pada 9 Februari 2023. (Foto: Dok. Istimewa)

SuaraNusantara.com – Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly ajak seluruh sektor untuk memerangi perdagangan manusia yang kian marak ditengah-tengah masyarakat.

Selain perdagangan manusia dalam bentuk kerja paksa, Yasonna Laoly juga sebut perbudakan modern, eksploitasi anak menjadi momok yang sangat berbahaya ditengah-tengah masyarakat.

Atas kejadian itu, Ketua DPP PDIP Yasonna Laoly berharap adanya upaya kolektif untuk memerangi kejadian tersebut.

Hal tersebut disampaikan Yasonna saat memberikan sambutan di Bali Process Government dan Business Forum yang mengawali rangkaian kegiatan The 8th Bali Process Ministerial Conference yang diselenggarakan di Adelaide, Australia pada 9 Februari 2023. Yasonna hadir sebagai Ketua Delegasi RI.

“Kami mendorong upaya kolektif dengan sektor swasta untuk dapat memerangi perdagangan manusia baik dalam bentuk kerja paksa, perbudakan modern” Ujar Yasonna Laoly

Selain itu kami mendorong untuk bersama-sama perangi eksploitasi anak, termasuk promosi transparansi rantai pasokan dan praktek bisnis yang etis” Harap Yasonna Laoly

Yasonna mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi salah satu cara untuk mengatasi permasalahan perdagangan manusia saat ini.

“Memperkuat keterlibatan berbagai teknologi dan platform digital dapat mengurangi risiko perdagangan manusia di ruang online” Imbuhnya

Dalam implementasinya kata Yasonna, diperlukan komunikasi yang kuat antara pembuat platform, pembuat kebijakan, dan penegak hukum agar teknologi ini dapat bekerja dengan maksimal,” kata Yasonna. (tim-red)

Exit mobile version