Publik Minta Bubarkan DPR, Mahfud MD Sampaikan Ini

Mahfud MD ( instagram @Mahfud MD)

Mahfud MD ( instagram @Mahfud MD)

SuaraNusantara.com – Media sosial tengah diramaikan, dengan permintaan bubarkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Partai Politik (Parpol).

Hal tersebut menyusul, pasca Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD berdebat dengan DPR terkait permintaanya agar DPR mengesahkan RUU Perampasan aset.

Mahfud menanggapi permintaan warganet tersebut, Mahfud MD menyatakan, adanya DPR dan juga Parpol penting di negara demokrasi.

Menurutnya, permintaan pembubaran tersebut sangat tidak bagus.

“Saya ingin tegaskan daripada tidak ada DPR, daripada tidak ada parpol lebih baik kita hidup bernegara ini mempunyai DPR dan mempunyai parpol meskipun jelek,” ujar Mahfud MD, dikutip, Senin (3/4/2023).

Ia mengatakan, meski parpol jelek, dapat dijadikan instrumen untuk memperbaiki negara. Begitu juga dengan DPR untuk menyelesaikan masalah.

Tak hanya itu, konstitusi menjaga negara juga diperbaiki tata kelolanya dan proses rekrutmen politisinya.

Ia berharap jangan berpikir dalam situasi sekarang merubah demkorasi.

“sudahlah berubah negara kita jangan menjadi demokrasi, enggak boleh, harus tetap demokrasi. Pilihannya partai dan DPR harus diperbaiki bersama-sama,” ujar mantan pimpinan mahkamah konstitusi ini.

Ia mengatakan, nantinya masyarakat akan berpontensi bebas, jika tidak ada DPR ataupun parpol.

“Menerapkan sistem monarki justru potensi kesewenang-wenangannya besar dan masyarakatnya tidak dapat mengontrol,” ungkapnya.

Bahkan, ia mencontohkan pada masa Khilafah yang menerapkan sistem monarki.

“Terjadinya pelanggaran, dan kesewenang-wenangan terbukti banyak terjadi,”pungkasnya. (My)

Exit mobile version