Motif Penembak Kaca Kantor MUI : Ingin Diakui Sebagai Wakil Nabi

ilustrasi penembak (foto : istockphoto.com)

ilustrasi penembak (foto : istockphoto.com)

Suaranusantara.com – Awal minggu ini pemberitaan Indonesia dihebohkan dengan kabar mengenai penembakkan yang dilakukan oleh oknum ke kaca Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Polisi menyampaikan motif pelaku berdasarkan penyelidikan sementara yaitu bahwa pelaku hendak menuntut pengakuan sebagai wakil Nabi dibumi.

Hal tersebut disampaikan Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi di Polsek Menteng, Selasa (2/5/2023) malam.

“Nanti akan ada rilis lanjutan dengan stakeholder yang lain, termasuk MUI, Densus, Laboratorium Forensik bersama ahli Sosiologi Agama guna mengetahui apakah ini adalah aliran yang menyimpang, atau sekte dan sebagainya,” papar Hengki.

Hengki menambahkan bahwa dalam penyelidikan yang dilakukan oleh pihaknya merujuk kepada surat-surat yang dikirim pelaku sebelum meninggal dunia kepada MUI yang mengarah kepada rasa ingin diakui sebagai wakil Nabi.

“Kami juga berkoordinasi dengan Polda Lampung dan kami melihat sejarahnya pelaku ini, berdasarkan alat bukti yang berhasil dihimpun, tulisan-tulisan yang pertama motif sementara bahwa pelaku ini ingin mendapatkan pengakuan sebagai wakil Nabi,” terangnya.

Hengki membeberkan isi dari salah satu surat dari pelaku tersebut mengutip pesan dari hadist diakhir zaman akan terdapat 73 golongan dalam Islam dan hanya satu golongan yang diakui.

“Pelaku menulis : dan itu adalah saya (pelaku-red) sebagai wakil Nabi,” papar Hengki.(ADT)

Exit mobile version