SuaraNusantara.com — Bakal Anggota Calon Legislatif (Bacaleg) dari PDI Perjuangan, Dian Rumanan mengatakan Pemilu bukan saja sarana masyarakat memilih para pemimpinnya.
Namun, sebuah proses mendewasakan rakyat untuk menerima dan menghargai perbedaan.
“Dari perbedaan pilihan hingga latar belakang. Ada mayoritas dan ada minoritas. Untuk itulah, seluruh elemen masyarakat Indonesia harus dirangkul sebagai sesama anak bangsa,” ungkap Rukmana, Senin (15/5/2023).
Ia mengatakan, akan merangkul masyarakat dari semua lapisan.
“turut menggandeng Gerakan Masyarakat Batak Berintelektual (GMBB),” ungkapnya.
Menurutnya, pemilu haruslah memberi semangat untuk melahirkan para pemimpin yang inklusif.
“Pemimpin yang mampu menjadi “orang tua” dari seluruh kelompok masyarakat,” ujar Dian.
Pasalnya, GMBB merupakan bagian dari masyarakat Indonesia yang mempunyai hak dan kewajiban sama sebagai anak bangsa.
“Saya apresiasi eksistensi dan peranannya,” ucapnya.
Dian yang maju dari daerah pemilihan (Dapil) 4 yang meliputi Ciledug Karang Tengah dan Larangan ini mengatakan, GMBB merupakan kelompok yang terdiri dari para pelaku UMKM.
“khususnya tambal ban. Termasuk untuk kelompok masyarakat termarjinalkan selama ini, sebab mereka juga rakyat Indonesia,” ungkapnya.
Ia mengatakan, perbedaan sebagai suatu fitrah. Untuk itu, dirinya terbuka berinteraksi dan bersilaturahmi dengan siapa saja.
“”Saya berterima kasih, dukungan untuk saya dari mana pun saya terima dengan tangan terbuka,” katanya.
Ia menyebutkan, anggota GMBB berjumlah tidak kurang dari 700 orang.
Diketahui, Ronny Simbolon Ketua GMBB dan sudah mendapat pengakuan dari negara dengan bukti keputusan AHU-000748.AH.01.07 Tahun 2020 tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perkumpulan Generasi Muda Batak Beritelektual dari Kementerian Hukum dan HAM RI. (My)
