Wacana Kaesang Pangarep Walikota Depok Disandingkan Dengan Supian Suri, Politisi PDI Perjuangan : Harus Nama Lain Kalau Ingin Perubahan

Afifah Alia (foto Instagram @afifahalia.id/tangkapan layar)

Afifah Alia (foto Instagram @afifahalia.id/tangkapan layar)

Suaranusantara.com – Pasca diwacanakan diruang publik, banyak pihak menyatakan dukungannya jika benar putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep maju sebagai Wali Kota Depok tahun 2024 nanti.

Maraknya dukungan terhadap Kaesang bisa dilihat dari beberapa spanduk yang dipasang warga disejumlah tempat. Bahkan, sudah ada politikus yang coba menduetkan Kaesang dengan tokoh kota Depok, yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Depok, Supian Suri.

Menanggapi maraknya wacana tentang masa depan kota Depok yang akan dipimpin Kaesang tersebut, kader perempuan PDI Perjuangan Depok, Afifah Alia menuturkan, munculnya nama Kaesang menunjukkan bahwa ada keinginan agar di Depok dipimpin oleh semangat muda.

“(Dilihat-red) dari umur, Kaesang masih muda dan enerjik, sosok seperti inilah yang dibutuhkan Depok. Memiliki banyak ide kreatif dan out of the box serta relevan dengan perkembangan zaman”ujarnya dalam keterangan yang diterima, (16/5).

Afifah juga mengungkapkan momen ketika Kaesang berkata ‘untuk Margonda yang lebih baik’itu adalah salah satu bentuk sindiran keras atas situasi dan kondisi Margonda (Depok) saat ini.

“Menurut saya itu sarkas. Sarkasme yang dilatar belakangi kondisi fokus pembangunan oleh Pemkot lebih banyak dilakukan di Margonda,” katanya.

Di sisi lain, Afifah menilai bahwa Kaesang akan menjadi magnet besar yang mampu menarik suara anak muda Depok yang selama ini apatis dalam memilih wali kota.

“Potensinya luar biasa Mas Kaesang ini. Orangnya belum hadir di Depok saja tapi sudah banyak yang meng elu-elukan. Saya yakin anak muda akan sangat mendukungnya. Saya berharap Kaesang menjadi kader dan didukung oleh PDI Perjuangan,” papar politisi PDI Perjuangan itu.

Namun, Afifah mengingatkan kriteria pendamping Kaesang juga harus sosok yang memiliki visi sama, mau bekerja keras dan tidak anti kritik agar pembangunan kota Depok lebih baik.

“Harus yang visioner ya, bukan asal bos senang. Harus mau juga turun, bekerja keras, energik dan tidak anti kritik. Jika sudah satu visi, sambung dia, agar pembangunan di Depok menjadi lebih tertata,” jelasnya.

Tentang nama pendamping jika Kaesang maju menjadi Walikota Depok, menurut Afifah tidak bisa disandingkan dengan nama yang sudah menjadi menjadi bagian gerbong yang tidak membawa perubahan.

“Harus nama lain lah, kalau memang ingin perubahan.” tegasnya.(ADT)

Exit mobile version