Suaranusantara.com – Putra bungsu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep menyatakan dirinya berencana akan terjun kedunia politik seperti sang ayah (Presiden Joko Widodo), kakak sulung (Walikota Solo Gibran Rakabuming), dan kakak iparnya (walikota Medan Bobby Nasution).
Dalam dunia politik, keseriusan Kaesang bermula ketika muncul baliho bergambar dirinya dipasang oleh partai solidaritas Indonesia (PSI) di Kota Depok. Dalam baliho tersebut terdapat logo PSI, dan bertuliskan “PSI MENANG, WALIKOTA KAESANG”.
Diberitakan, Kaesang mengakui telah memberikan foto-foto dirinya untuk dijadikan baliho oleh PSI di Kota Depok tersebut.
“Iya dukung (PSI-red), fotonya (baliho-red) juga dari saya. Kemarin saya sudah suplai foto-foto saya. Saya kalau melakukan sesuatu, all out,” ujar Kaesang kepada awak media di Solo Paragon Mall, Minggu (4/6/2023).
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Gerindra, Ahmad Muzani menyampaikan kesiapannya untuk mendukung Kaesang jika dirinya benar maju menjadi calon Wali Kota Depok. Karena, lanjut Muzani, Depok adalah kota yang sedang berkembang, sehingga harus dipimpin oleh sosok muda yang visioner akan masa depan seperti Kaesang Pangarep.
“Kabar akan majunya Mas Kaesang adalah sebuah kabar yang menyenangkan, menggembirakan bagi kegairahan kehidupan di Depok, mudah-mudahan bisa terwujud dan Gerindra bila diperlukan siap untuk mendukung,” tutur Muzani di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (5/6/2023).
Hingga saat ini, Kaesang belum bergabung dengan partai politik manapun.
Ketua DPC PDI Perjuangan Solo, FX Hadi Rudyatmo (Rudy) menjelaskan bahwa ada aturan dipartainya yang mengharuskan anggota keluarga dalam satu kartu keluarga (KK) tidak boleh berbeda partai politik.
“Kalau itu memang aturan partai kok (satu keluarga satu partai-red) aturan seperti itu. Misal, saya PDI Perjuangan, istri saya dan anak saya Sasa yang masih satu (KK-red), harus sama enggak bisa partai lain. Kalau partai lain, saya dipecat,” jelas Rudy dikutip dari detikcom, Senin (5/6/2023).
Rudy juga menyoroti Kaesang Pangarep setelah menikah tentu sudah memiliki hak sendiri, karena sudah pisah KK dengan Jokowi.
“Beliau (Kaesang-red) itu sekarang masih keluarga Pak Jokowi atau enggak?, masih satu KK atau enggak?. Kalau enggak satu KK duwe (punya-red) hak dewe-dewe (sendiri-sendiri-red), ukurannya satu keluarga,” ujar pria yang pernah menjadi wakil Jokowi saat menjabat Wali Kota Solo.(ADT)
