SuaraNusantara.com – Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun Indramayu kembali di datangi sejumlah masa aksi untuk menyampaikan pendapat.
Situasi kian memanas ketika massa aksi merengsak masuk ke gerbang Ponpes Al-Zaytun.
Aksi dorong dengan aparat kepolisian tak bisa terhindarkan. Massa dari Aliansi Santri dan Rakyat Indonesia (ASRI) datang dari arah Kecamatan Gantar sekitar pukul 14.00 WIB.
Massa terlihat membawa atribut aksi, mulai spanduk hingga pamflet, tak lupa mobil komando yang berisi sound system. Massa memaksa pihak keamanan untuk membuka jalur.
“Di sana tidak ada massa tandingan. Izinkan kami ke depan gerbang,” kata kordum aksi, M Solihin, dalam orasinya.
Dilanjutkan orator, aksi kali ini membawa sejumlah tuntutan tentang Al-Zaytun dan Panji Gumilang. Di antaranya meminta polisi mengusut ratusan rekening yang diduga sebagai pencucian uang. (Alief)
