Kurir Penyelundup Benih Lobster Senilai Miliaran Rupiah Dapat Upah Rp 10 Juta

Wakapolres Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Raden Muhammad Jauhari saat ditemui wartawan di Polres Bandara Soekarno-Hatta, Senin, (9/10/2023).

Wakapolres Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Raden Muhammad Jauhari saat ditemui wartawan di Polres Bandara Soekarno-Hatta, Senin, (9/10/2023).

Suaranusantara.com– Dua kurir penyelundup benih lobster senilai Rp. 11 miliar yang tertangkap di Bandara Soekarno-Hatta, mengaku mendapatkan upah Rp. 10 juta jika bisa mengantarkan paket tersebut sampai ke Singapura.

“Menurut pengakuan kedua pelaku yang yang dijadikan kurir untuk menyelundupkan benih lobster, mereka disuruh membawa koper lalu diberi hadiah sebesar Rp 10 juta. Keduanya sudah disiapkan tiket, kemudian akomodasi di Singapura,” sebut Wakapolres Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Raden Muhammad Jauhari kepada wartawan di Polres Bandara Soekarno-Hatta, Senin, (9/10/2023).

Menurut dia, kedua pelaku yang telah ditangkap yakni, MF (50) dan VGA (20) tidak memiliki hubungan apa apa-apa. Bahkan mereka berdua tidak saling kenal. Jadi keduanya direkrut oleh pelaku utama yang saat ini sedang pihaknya kejar.

Baca Juga : Penyelundupan Ribuan Benih Lobster Senilai Rp 11 Miliar Digagalkan Polisi

“Jadi kedua pelaku direkrut oleh otak dari penyelundupan benih lobster ini. Kemudian mereka bertemu di bandara, keduanya sama-sama bergerak ke Singapura, namun sebelum check in kita berhasil menangkap keduanya,” kata Jauhari.

Ia juga menegaskan, saat ini pihaknya telah menelusuri asal benih lobster tersebut dan mengejar pelaku utama juga jaringan penyelundupannya.

“Sudah kita kejar oleh tim Resmob dan kita ungkap jaringan secara tuntas. Dan ini tentunya harus ada kerja sama dengan masyarakat, maupun kewenangan otoritas bandara yang sama-sama bekerja keras untuk mengungkap jaringan benih lobster yang ada di Bandara Soekarno-Hatta,” tuntasnya. (RD)

Exit mobile version