Janji Suhartoyo Pimpin Mahkamah Konstitusi: Perkuat Kepemimpinan Kolektif

SuaraNusantara.com-Suhartoyo resmi terpilih sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), menggantikan Anwar Usman. Wakil Ketua MK, Saldi Isra, menyatakan harapannya agar dirinya dan Suhartoyo dapat membentuk pasangan kepemimpinan yang kokoh dan satu visi dalam mengemban tugas di lembaga penjaga konstitusi.

Menurut Saldi, dalam diskusi empat mata selama rapat pleno hakim untuk memilih pimpinan MK yang baru, mereka berdua membahas kebutuhan untuk memiliki kepemimpinan yang kolektif dan padu. Saldi mengungkapkan bahwa mereka berdua akan menjadi komando bersama dalam memimpin MK.

“Satu hal yang kami diskusikan, setelah melihat kondisi MK, kami berharap pimpinan, ketua dan wakil ketua itu kayak dwitunggal ke depan,” kata Saldi di Gedung MK RI, Jakarta, Kamis 9 November 2023.

Baca Juga: Mahfud MD Bantah Terlibat Konflik Kepentingan saat Jadi Ketua MK

Pimpinan kolektif ini juga diharapkan dapat diterapkan pada hakim konstitusi lainnya, sejajar dengan posisi Saldi dan Suhartoyo. Saldi menegaskan bahwa menghadapi situasi dan kepercayaan publik setelah mengadili Perkara Nomor 90/PUU-XXI/2023, mahkamah harus dipimpin secara kolektif untuk mencapai solusi yang tepat.

Saldi dan Suhartoyo menjadi dua opsi pimpinan MK setelah hakim konstitusi lainnya menyatakan ketidakbersediaan. Setelah diskusi selama sekitar 20 menit, mereka mencapai kesepakatan bahwa Suhartoyo menjadi Ketua MK, sementara Saldi tetap sebagai Wakil Ketua.

Pasca-rapat pleno, para hakim konstitusi bersama-sama melakukan sesi foto sebagai tanda solidaritas dan kesepakatan kolektif mereka.

Exit mobile version