Suaranusantara.com- Petugas gabungan TNI-POLRI dan pemerintah provinsi DKI Jakarta melakukan pengetatan pengamanan di depan kantor KPU RI, Jakarta Pusat, pada Senin (27/11/2023).
Pengetatan pengamanan tersebut, dilakukan guna mengantisipasi massa simpatisan atau pendukung pasangan Capres-cawapres saat kegiatan Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2024 di halaman kantor KPU RI.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pihaknya melakukan pengetatan pengamanan di depan kantor KPU RI, untuk mencegah bercampurnya massa undangan dan massa simpatisan.
“Ada area yang hanya boleh dilalui oleh pasangan calon dan tamu undangan. Kami juga melakukan pengetatan di depan ruas jalan KPU, untuk mencegah bercampurnya massa undangan dan massa simpatisan,” kata Kombes Pol Susatyo.
Dalam pengetatan pengamanan tersebut, lanjut Susatyo, pihaknya mengerahkan sebanyak 400 personel yang ditempatkan di dalam maupun sejumlah jalan di depan kantor KPU RI.
“Polres Metro Jakarta Pusat yang di back up penuh oleh Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya serta Pemprov DKI melaksanakan pengamanan dengan jumlah personel sebanyak 400 personel,” ujarnya.
Tak hanya itu, tambah Susatyo, petugas gabungan juga melakukan pengamanan pada ruas jalan yang akan digunakan untuk pawai Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2024.
“Ada ruas jalan juga yang kami lakukan pengamanan terkait dengan rencana pawai deklarasi damai di sepanjang ruas jalan Menteng ini,” imbuhnya.
Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menggelar Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2024 di kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (27/11/2023).
Turut hadir pada kegiatan tersebut, 3 pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) yakni Anies Rasyid Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Kemudian, pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka serta pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. (IF)
