Suaranusantara.com– Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Soekarno-Hatta, Tangerang, telah mengantisipasi masuknya kasus COVID-19. Lantaran terjadinya peningkatan kasus di negara negara seperti Singapura dan Malaysia melalui pintu Bandara Udara Internasional Soetta.
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soetta Tangerang Naning Nugrahini mengaku, dengan adanya lonjakan kasus COVID-19 di beberapa negara tetangga dari Indonesia, pihaknya terus berupaya untuk melakukan pencegahan.
“Yang kami lakukan atas situasi saat ini sebagai pencegahan dan menghadapi Nataru 2023. Dengan kembali memperketat pengawasan terhadap pelaku perjalanan. Baik dari dalam negeri maupun luar yang masuk ke Bandara,” ungkapnya saat dihubungi wartawan, selasa, (12/12/2023).
Ia mengaku, untuk antisipasi masuknya virus COVID-19 di masa libur akhir tahun ini nantinya akan didukung pihak pengelola Bandara Soetta melalui pemasangan pos-pos pemindai suhu dan penempatan petugas KKP.
“Disetiap pos yang ada di terminal terdapat petugas kesehatan dari KKP,” katanya.
Ia juga mengatakan, hingga saat ini kasus COVID-19 sudah kembali muncul di negara Singapura itu belum ditemukan oleh pihaknya. Namun melihat kunjungan penumpang yang tinggi, KKP Soekarno-Hatta tetap mewaspadai.
“Bahkan kami sudah menyiapkan fasilitas kesehatan seperti posko dan klinik apabila ditemukan gejala akibat terjangkit virus menular tersebut di Bandara Soekarno-Hatta,” sebutnya.
Menurut dia, untuk kasus COVID-19 pihaknya sampai saat ini belum menemukan pelaku perjalanan dengan tanda dan gejala COVID-19. Tapi kalau pun ada pihaknya akan langsung mengarahkan ke klinik KKP untuk dilakukan pemeriksaan dokter, termasuk swab antigen.
“Kami juga sudah berkoordinasi bersama tim dokter dalam antisipasi terjadinya penularan COVID-19 ini dengan melakukan surveilen atau pelacakan dan tes kesehatan pada penumpang,” ujar Naning. (RD)
