Suaranusantara.com – Menjelang puncak arus balik Lebaran, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyerukan kepada masyarakat untuk mempertimbangkan kembali ke kota asal lebih awal.
Menhub menandaskan bahwa puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada hari Minggu dan Senin yang akan datang.
Dalam konferensi pers yang diadakan di kantor Jasa Marga Km 70 Tol Jakarta-Cikampek pada hari Kamis, 11 April 2024.
“Kita memang harus me-manage hari-hari yang sudah ada, kita ada 4 hari, mulai besok sampai hari Senin, hari Selasa sudah masuk. Puncaknya diperkirakan adalah hari Minggu dan hari Senin,” kata Budi Karya.
Menhub mengingatkan bahwa berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, manajemen arus balik lebih kompleks dibandingkan dengan arus mudik.
“Paling kritikal dari pengalaman tahun yang lalu adalah di daerah Salatiga sampai ke Semarang. Karena dari Jogja, dari Solo, dari Ngawi, dari Madiun itu bertumpuk di sana. Bahkan juga dari Demak dan sebagainya,” jelasnya.
Budi Karya juga menekankan pentingnya menggunakan layanan transportasi resmi saat kembali ke kota asal.
“Kita mengimbau bagi mereka yang akan kembali ke kota asal, cari kendaraan yang fit, cari sopir yang segar, bukan sudah 4 hari nyopir terus,” ujarnya.
Selain itu, Menhub mengingatkan agar jumlah kendaraan yang digunakan tidak berlebihan dan menyarankan agar para pemudik menggunakan layanan resmi seperti bus, terutama jika terpaksa menggunakan layanan travel yang tidak resmi.
“Lalu pastikan bahwa jumlah dari mobil yang digunakan itu tidak perlu banyak. Jadi ini penting untuk peringatan bagi yang kalaupun terpaksa menggunakan travel tidak resmi. Tetapi kita menganjurkan agar saudara kita untuk menggunakan yang resmi seperti bus dan sebagainya,” lanjutnya.
