Suaranusantara.com-Sejarah Hari Guru Nasional tidak hanya menandai keberadaan guru sebagai pendidik, tetapi juga mengingatkan kita akan nilai-nilai dan makna mendalam yang terkandung dalam setiap lirik lagu “Hymne Guru”.
Pada setiap 25 November, Indonesia merayakan Hari Guru Nasional, sebuah momen yang dipenuhi dengan penghormatan dan penghargaan bagi para pahlawan tanpa tanda jasa yang telah memberikan pengabdian tak terbatasnya dalam membentuk masa depan bangsa.
Pencipta lagu Hymne Guru ini, Sartono, seorang mantan guru seni musik di sekolah yayasan swasta di Madiun, menciptakan karya yang menjadi lambang rasa terima kasih dan penghormatan kepada para pendidik yang tiada henti memberikan cahaya dan ilmu bagi generasi penerus.
Mari kita telusuri lebih dalam makna dan keindahan yang tersemat dalam lirik lagu ini, yang senantiasa membangkitkan semangat pengabdian dan kecintaan kepada profesi guru.
Berikut adalah lirik lagunya:
Terpujilah
Wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup
Dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir
Baca Juga: Ribuan Guru di Lampung Selatan Dapat Bantuan Intensif, Kadisdik; Total Rp3.8 Miliar
Di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu
Terpujilah wahai ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
Baca Juga: Makan Siang Gratis Rencana Pakai Dana BOS, Guru: Kami Dirugikan
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu
Engkau bagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa
