Suaranusantara.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui pembuatan family office dalam negeri.
Dimana bertujuan untuk menggaet konglomerat asing untuk menyimpan uangnya di Indonesia.
Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.
Luhut menuturkan, Singapura sudah memiliki sekitar 1.500 family office, sementara Indonesia tidak sama sekali.
“Saya bilang sama pak Jokowi, ‘pak family office itu dia ada 1.500 di Singapura. Kita satu aja nggak punya’,” kata Luhut.
“Terus saya bilang ‘bapak presiden kalau bapak setuju kita coba di sini’,’setuju Pak Luhut’,” tambahnya lagi.
