BRIN: Jokowi Lengser Masih Beri Pengaruh untuk Kaesang, Ketum PSI Diprediksi Bakal Menang Pilkada Jateng 2024

Ketum PSI sekaligus Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi, Kaesang Pangarep (instagram @psi_id)

Ketum PSI sekaligus Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi, Kaesang Pangarep (instagram @psi_id)

Suaranusantara.com- BRIN atau Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro pun turut memberikan respon terkait unggulnya nama Kaesang Pangarep di sebuah survei LSI.

Dari sebuah survei LSI, elektabilitas Kaesang dalam simulasi di Pilkada Jateng 2024 unggul dibanding Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Lutfhi.

Menurut Siti Zuhro, Kaesang diprediksi bakal menang Pilkada Jateng 2024 lantaran ada pengaruh kuat dari Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi.

Malah setelah Jokowi lengser tetap akan memberikan pengaruh kuat bagi Kaesang sang putra bungsunya, walau sebulan lengser.

Sebab Jokowi tak lagi menjabat Presiden pada Oktober 2024 dan Pilkada Serentak pada November mendatang.

“Jadi katakan Pak Jokowi sudah purnabakti pada Oktober nanti. Lalu, pilkada tanggal 27 November, berarti kan sebulan lebih, pilkada sebulan lebih (setelah Jokowi lengser). Apakah lalu ada pengaruhnya? Sisanya masih kuat pastinya, belum sampai satu tahun soalnya. Pasti akan ada pengaruhnya yang luar biasa,” kata Siti dikutip pada Senin 8 Juli 2024.

Lalu faktor pengaruh kekuatan Kaesang menang adalah dari sang kakak pertama, Gibran Rakabuming Raka yang akan dilantik menjadi Wapres.

Gibran tentu akan mendukung adiknya, Kaesang secara all out di Pilkada Serentak 2024.

Hal itu apabila nantinya PSI bakal mengusung Kaesang di Pilkada Serentak 2024

“Tentu dalam hal ini, Gibran akan all out gitu ya kalau memang nanti PSI mengusung Kaesang,” imbuh Siti.

Sementara itu, Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan menyebutkan soal hasil surveinya yang merilis elektabilitas Kaesang unggul.

Kaesang unggul dari simulasi atas 21 nama-nama calon di Pilkada Jateng 2024.

Djayadi mengatakan Kaesang unggul lalu disusul Ahmad Lutfhi, Abdul Wachid lalu ada Bambang Wuryanto ‘pacul’.

“Kalau kita kerucutkan dengan memberi daftar 21 nama, nama ini yang beredar di masyarakat, baik di media bakal-bakal calon ini, yang sementara unggul ini nama Kaesang Pangarep disusul oleh Ahmad Luthfi, Abdul Wachid, Raffi Ahmad juga ada di situ, Pak Bambang Wuryanto Pacul, Sudaryono, Hendrar Prihadi mantan walikota Semarang,” kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan saat menyampaikan hasil surveinya secara daring, Minggu 30 Juni 2024.

Djayadi lantas membeberkan perolehan tingkat elektabilitas Kaesang jika simulasi 21 nama itu terjadi di Pilkada Jateng 2024.

Kaesang memperoleh 15,9 persen suara, disusul Kapolda Jateng Irjen pol Ahmad Luthfi 12,9 persen, Abdul Wachid 7,8 persen, Raffi Ahmad 6,8 persen, Bambang Wuryanto 5,8 persen dan Sudaryono serta Hendrar Prihadi masing-masing 4,7 persen.

Hasil itu kemudian dikerucutkan menjadi 6 nama, dan lagi-lagi Kaesang unggul serta justru elektabilitasnya makin melejit.

Perolehan suara Kaesang dalam simulasi ini mencapai 20 persen lebih dan ungguli Ahmad Luthfi hingga mantan Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen.

“Jika dikerucutkan menjadi 6 nama, tempat teratas masih ditempati Kaesang Pangarep (25,6 persen), diikuti oleh Ahmad Luthfi (16,1 persen) lalu, Taj Yasin Maimoen (13,4 persen),” kata dia.

Setelahnya, baru ada nama pentolan PDIP Jawa Tengah Bambang Pacul hingga Sudaryono.

“Bambang Pacul 9,7 persen, Abdul Wachid 6,2 persen Sudaryono 6,0 persen.

Menurut Djayadi dari enam nama itu, semua cenderung signifikan.

Jika dilihat dari survei itu yang merilis elektabilitas Kaesang unggul maka bisa dijagokan oleh partai-partai politik.

“Kaesang Pangarep kalau enam kandidat itu cenderung unggul dari Ahmad Luthfi cukup signifikan unggul hampir 10 persen,” tandas Djayadi.

*

Exit mobile version