Ganjar: Peristiwa Kudatuli Bisa Terjadi di Parpol Manapun

Ganjar Pranowo soal sikap politik PDI Perjuangan (instagram @pdiperjuangan)

Ganjar Pranowo soal sikap politik PDI Perjuangan (instagram @pdiperjuangan)

Suaranusantara.com – Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo menilai peristiwa Kerusuhan Dua Tujuh Juli (Kudatuli) bisa menimpa partai politik (parpol) apa pun.

Hal itu dikatakan Ganjar dalam acara peringatan peristiwa Kudatuli yang digelar PDI Perjuangan, Sabtu (27/7/2024).

“PDI Perjuangan mengalami serbuan secara fisik, mengalami tekanan. Kita merespons ke pengadilan dan seterusnya sampai kita menang. Tapi ingat, dalam bentuk lain, Kudatuli bisa terjadi pada parpol apa pun di mana pun,” ujar Ganjar, Sabtu (27/7/2024).

“Mereka tidak berani bicara, mereka seperti dicucuk hidungnya dan mengekor saja. Maka hancurlah demokrasi,” tambahnya.

Ganjar lalu mengatakan bahwa PDIP telah meminta Komnas HAM agar peristiwa Kudatuli ini dinyatakan sebagai pelanggaran HAM berat.

“Kita menyampaikan kepada Komnas HAM agar ini dicatat sebagai pelanggaran HAM berat. Tentu itu butuh perjuangan, butuh dukungan publik agar kemudian tidak terulang,” kata Ganjar.

Exit mobile version