Suaranusantara.com- Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) pada hari ini Senin 13 Januari 2025 memanggil Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.
Hasto Kristiyanto diperiksa kembali oleh KPK, namun statusnya bukan sebagai saksi melainkan tersangka atas kasus Harun Masiku.
Hasto Kristiyanto diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada Selasa 24 Desember 2024 lalu.
Hasto yang kembali jalani pemeriksaan dengan status sebagai tersangka, Ganjar Pranowo selaku Ketua DPP PDI Perjuangan angkat bicara.
Ganjar mengatakan bahwa Hasto adalah sosok yang taat hukum. Bahkan kedatangan Sekjen PDI Perjuangan ke KPK diantar oleh banyak orang.
“Hasto tidak pernah tidak taat, Hasto itu sudah dari awal dan kemudian dan hari ini hadir bahkan diantar oleh banyak orang,” kata Ganjar saat ditemui wartawan, Senin 13 Januari 2025.
Menurut Ganjar semua mata saat ini sedang tertuju kepada Hasto. Oleh sebab itu, mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu mengatakan pentingnya untuk memproses kasus tersebut secara adil.
Dia meminta semua penegak hukum yang terlibat dalam kasus Hasto ini bisa berlaku netral. Sehingga hukum benar-benar bisa ditegakkan.
Karena jika tidak maka ini bisa menjadi bahaya untuk semua pihak.
“Semua orang pasti sedang melihat seluruh mata pasti sedang melotot untuk memperhatikan proses yang ada. Kita butuh sebuah peradilan yang fair, kita butuh para penegak hukum yang betul-betul bisa netral dan saya yakin mereka bisa melakukan itu, karena kalau tidak bahaya,” tegasnya.
