Suaranusantara.com – Dua tim dari dua ujung spektrum sepak bola Eropa antara Bodo/Glimt dan Lazio akan berhadapan dalam duel perempat final Liga Europa pada Kamis, 10 April 2025, pukul 23.45 WIB.
Lazio, merupakan raksasa Serie A, akan melawat ke markas Bodo/Glimt di Aspmyra Stadion, Norwegia, yang terletak jauh di utara Lingkaran Arktik.
Tim asuhan Marco Baroni datang dengan status favorit setelah tampil impresif di fase grup dan babak 16 besar pada musim ini.
Namun, Bodo/Glimt, yang berstatus kuda hitam, telah membuktikan bahwa mereka bukan tim yang bisa diremehkan, terutama di kandang sendiri yang terkenal angker bagi lawan Eropa.
Perjalanan Bodo/Glimt: Tantangan Panjang yang Berbuah Manis
Sempat tertahan di fase liga karena selisih gol, Glimt harus melakoni babak playoff, di mana mereka bangkit dari ketertinggalan untuk menyingkirkan Twente lewat kemenangan dramatis 5-2 di perpanjangan waktu.
Di babak 16 besar, mereka mengunci kemenangan penting 3-0 atas Olympiacos di kandang sebelum kalah tipis di leg kedua, cukup untuk melaju ke delapan besar.
Pasukan Kjetil Knutsen kini tampil penuh percaya diri. Dengan lima kemenangan kandang dalam enam laga Eropa musim ini, dan torehan gol yang mentereng, mereka jelas siap memberi kejutan.
Lazio: Misi Mengakhiri Puasa Panjang
Bagi Lazio, ini merupakan peluang langka untuk mengulang masa kejayaan Eropa. Terakhir kali mereka menembus semifinal kontinen terjadi pada 2003.
Namun, performa musim ini cukup menjanjikan: delapan kemenangan dari sembilan laga di Liga Europa menjadikan mereka salah satu unggulan juara.
Lolos dari babak 16 besar dengan susah payah melawan Viktoria Plzen, Lazio sempat tampil kurang meyakinkan di Serie A. Namun kemenangan atas Atalanta akhir pekan lalu memberi suntikan moral penting jelang laga berat di Norwegia ini.
Kondisi Skuad: Kedalaman Jadi Kunci
Bodo/Glimt dalam kondisi hampir penuh, hanya Daniel Bassi yang absen. Pemain kunci Ulrik Saltnes dan Patrick Berg dipastikan turun, sementara Kasper Høgh yang telah mencetak tujuh gol di Eropa musim ini akan memimpin lini depan.
Lazio kehilangan beberapa pemain penting. Gelandang Nicolo Rovella absen karena skorsing, sementara Patric dan Nuno Tavares mengalami cedera. Namun, Matteo Guendouzi kembali tersedia, dan penyerang Taty Castellanos mulai pulih, meski belum tentu turun sebagai starter.
Statistik Menarik:
- Patrick Berg tinggal selangkah lagi menyamai rekor tekel terbanyak sepanjang masa Liga Europa milik Javier Mascherano.
- Kasper Høgh menjadi pemain Denmark tersubur di kompetisi Eropa sejak 1979.
- Lazio belum pernah mengalahkan tim asal Norwegia di kompetisi Eropa pada laga tandang.
Perkiraan Susunan Pemain
- Bodo/Glimt (4-3-3):
Haikin; Sjovold, Gundersen, Bjortuft, Bjorkan; Evjen, Berg, Saltnes; Blomberg, Høgh, Hauge - Lazio (4-2-3-1):
Mandas; Marusic, Gila, Romagnoli, Hysaj; Vecino, Guendouzi; Isaksen, Pedro, Zaccagni; Dia
Prediksi dan Analisis
Dengan keunggulan kandang dan ketajaman di lini depan, Bodo/Glimt diprediksi akan bermain terbuka dan menekan sejak awal. Namun, pengalaman dan kualitas individu Lazio bisa menjadi pembeda jika mampu meredam tekanan awal.
Prediksi Skor: Bodo/Glimt 2-2 Lazio
