Suaranusantara.com – Juventus akan menjamu Lecce di Allianz Stadium pada Sabtu malam waktu setempat (Minggu dini hari WIB), dalam laga krusial untuk menjaga asa finis di zona Liga Champions musim ini.
Setelah hanya bermain imbang kontra AS Roma pekan lalu, Bianconeri kini masih tertinggal satu poin dari Bologna di posisi keempat. Dengan tujuh pertandingan tersisa, tiga poin atas Lecce menjadi harga mati bagi skuat asuhan Igor Tudor.
Meski hanya meraih satu poin di Stadio Olimpico, Juventus tampil cukup meyakinkan. Gelandang Manuel Locatelli kembali mencuri perhatian lewat gol spektakulernya dari luar kotak penalti, namun Juve gagal menjaga keunggulan dan harus puas dengan hasil 1-1.
Locatelli, yang kini mengenakan ban kapten di bawah komando Tudor, telah mencetak tiga dari empat gol terakhirnya dari luar kotak penalti, sebuah statistik impresif untuk seorang gelandang jangkar.
Ia juga mencatat jumlah umpan sukses terbanyak di Serie A musim ini dan menjadi kreator utama Juventus lewat umpan-umpan terobosan kelas dunia.
Namun, performa Juventus secara keseluruhan musim ini masih jauh dari kata memuaskan. Tersingkir dari Coppa Italia dan kompetisi Eropa lebih awal, mereka hanya mengumpulkan 56 poin—catatan terburuk dalam 14 musim terakhir pada tahap ini.
Meski begitu, tanda-tanda perbaikan mulai terlihat sejak Tudor mengambil alih kursi pelatih. Kemenangan kandang atas Genoa menjadi angin segar, dan Juve kini telah memenangkan lima dari enam laga kandang terakhir mereka, rekor yang sama dengan 16 laga kandang sebelumnya secara keseluruhan.
Allianz Stadium pun tetap menjadi tempat yang sulit ditembus lawan, dengan catatan clean sheet terbanyak di kandang selama tahun 2025.
Dalam 18 laga kandang kontra Lecce di Serie A, Juventus hanya kalah sekali dan menang 13 kali. Bahkan dari total 37 pertemuan, Juve hanya empat kali kalah dan mencatatkan 18 clean sheet atas tim asal Salento itu.
Lecce sendiri datang ke Turin dalam situasi genting. Meski bermain imbang 1-1 dengan Venezia pekan lalu, berkat sundulan penyelamat dari Federico Baschirotto, tim asuhan Marco Giampaolo masih terpaut dua poin dari zona degradasi dan belum menang dalam delapan pertandingan terakhir. Ini menjadi rekor terburuk mereka sejak tahun 2023.
Kunjungan ke Turin tentu bukan skenario ideal untuk Lecce, mengingat rekor buruk mereka melawan Juventus serta minimnya produktivitas di lini depan.
Nikola Krstovic tetap jadi tumpuan utama dalam menyerang, dengan torehan dua digit gol musim ini. Namun, hanya tiga pemain Lecce lain yang mampu mencetak lebih dari satu gol sepanjang musim, dan salah satunya, Patrick Dorgu, telah meninggalkan klub.
Sementara Juventus masih tanpa bek Federico Gatti, kiper cadangan Mattia Perin, dan winger muda Samuel Mbangula karena cedera. Khephren Thuram sempat diragukan tampil karena masalah otot, namun diprediksi akan tetap tersedia.
Igor Tudor kemungkinan melakukan sedikit rotasi, namun kapten Locatelli dipastikan memimpin lini tengah. Duet penyerang masih menjadi tanda tanya besar, mengingat Dusan Vlahovic dan Randal Kolo Muani belum mencetak gol sejak Februari.
Prediksi Susunan Pemain
- Juventus (3-4-2-1):
Di Gregorio; Kalulu, Veiga, Kelly; Cambiaso, Locatelli, Thuram, McKennie; Gonzalez, Yildiz; Vlahovic - Lecce (4-2-3-1):
Falcone; Guilbert, Gaspar, Baschirotto, Gallo; Coulibaly, Ramadani; Pierotti, Helgason, Morente; Krstovic
Prediksi Skor:
Dengan keunggulan bermain di kandang serta rekor impresif atas Lecce, Juventus punya kans besar meraih tiga poin penting.
Jika mampu menjaga intensitas dan konsistensi permainan seperti saat melawan Roma, kemenangan di depan publik Turin menjadi sangat realistis.
Prediksi akhir: Juventus 2-0 Lecce
