Suaranusantara.com – Upaya Manchester United mendatangkan Bryan Mbeumo untuk memperkuat tim mereka dikabarkan menemui jalan buntu.
Brentford dikabarkan telah menaikkan harga sang penyerang andalan, sehingga membuat negosiasi menjadi semakin rumit.
Setan Merah sebelumnya telah bekerja keras merampungkan transfer Mbeumo demi memperkuat skuad Ruben Amorim menyambut musim baru.
Bahkan, laporan awal menyebut bahwa MU dan Brentford telah mencapai kata sepakat soal transfer penyerang asal Kamerun tersebut.
Namun menurut The Guardian, dilansir Sports Mole, kesepakatan final belum tercapai karena adanya perbedaan nilai yang cukup signifikan.
MU sempat meyakini bahwa mahar sebesar £65 juta sudah cukup untuk memboyong Mbeumo dari Gtech Community Stadium. Sayangnya, Brentford kini menaikkan banderol pemainnya menjadi sekitar £70 juta.
Kenaikan harga Bryan Mbeumo inilah yang menjadi batu sandungan dalam proses negosiasi. MU pun menolak untuk memenuhi permintaan tersebut dan memilih bersikap hati-hati.
Pemilik bersama MU, Sir Jim Ratcliffe, bersama Direktur Olahraga Jason Wilcox, kabarnya siap bersabar dan tidak ingin ‘dipermainkan’ dalam proses ini.
Dari pihak Brentford, mereka merasa tak perlu menurunkan harga karena kontrak Mbeumo masih tersisa hingga 2026, ditambah opsi perpanjangan satu tahun. Hal ini memberikan posisi tawar yang kuat bagi klub berjuluk The Bees itu.
Sementara itu, MU juga tengah merapikan skuad dengan rencana melepas beberapa pemain untuk membuka ruang finansial.
Lima nama disebut siap dilepas, baik secara permanen maupun pinjaman, yaitu Marcus Rashford, Alejandro Garnacho, Antony, Jadon Sancho, dan Tyrell Malacia.
Kelima pemain tersebut tidak termasuk dalam rencana utama Ruben Amorim untuk musim depan dan telah menyampaikan niat mereka untuk hengkang sebelum bursa transfer ditutup awal September nanti.
Dengan waktu yang semakin mepet, Premier League akan dimulai empat pekan lagi, MU ingin segera menyelesaikan urusan jual beli pemain agar persiapan tim berjalan optimal.
