Suaranusantara.com – Manchester United dikabarkan masih menaruh minat besar pada penyerang Juventus, Dusan Vlahovic.
Klub berjuluk Setan Merah itu terus berupaya mendatangkan striker baru sebelum jendela transfer musim panas resmi ditutup.
Meski sudah menggelontorkan dana besar untuk mendatangkan Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo musim ini, keduanya lebih difokuskan untuk peran sebagai gelandang serang dalam skema 3-4-3 milik manajer anyar, Ruben Amorim.
Saat ini, opsi utama Man United di lini depan hanya bertumpu pada Rasmus Hojlund, Chido Obi, dan Joshua Zirkzee. Namun Amorim disebut sangat ingin memperkuat sektor tersebut, meski terkendala dengan kondisi finansial klub.
Nama-nama seperti Alexander Isak (Newcastle United), Benjamin Sesko (RB Leipzig), dan Nicolas Jackson (Chelsea) sempat masuk radar, namun dinilai terlalu mahal untuk direalisasikan.
Alternatif lain seperti Ollie Watkins dari Aston Villa juga dibidik, tetapi harga sang pemain yang mencapai £60 juta membuat klub harus memutar otak.
Vlahovic Masuk Radar Serius
Mengutip laporan dari Fichajes, dilansir Sports Mole, Dusan Vlahovic menjadi salah satu opsi paling realistis bagi Manchester United.
Penyerang asal Serbia tersebut diyakini akan hengkang dari Juventus sebelum bursa transfer musim panas berakhir. Atletico Madrid juga disebut memantau situasinya.
Vlahovic tampil cukup produktif sepanjang musim 2024–25 dengan catatan 17 gol dan 5 assist dari 44 laga bersama Juventus.
Sejak bergabung dari Fiorentina, ia telah mengoleksi 58 gol dan 14 assist dalam 145 pertandingan untuk Si Nyonya Tua.
Sayangnya, kariernya di Turin tidak sepenuhnya memuaskan, dan mengingat kontraknya akan habis musim depan, Juventus disebut siap melepasnya dengan banderol hanya sekitar £20 juta.
Komentar Amorim Soal Lini Depan
Meskipun kekurangan opsi striker murni, Amorim menegaskan ia tidak keberatan memulai musim tanpa tambahan penyerang baru.
Saat konferensi pers, ia mengatakan bahwa Cunha dan Mbeumo bisa berperan sebagai striker, sembari meningkatkan koneksi antar pemain depan yang ada.
“Kami punya Josh, kami punya Rasmus. Fokus kami adalah memperbaiki koneksi mereka di lapangan,” ujar Amorim.
“Yang terpenting, para pemain ini memilih berada di sini meski punya tawaran dari klub-klub Liga Champions. Itu membuktikan dedikasi mereka.”
Di sisi lain, performa menyerang Man United masih dipertanyakan. Dalam laga uji coba perdana pramusim melawan Leeds United, mereka gagal mencetak gol dan harus puas dengan hasil imbang 0-0.
