Pantes Kalah! Andre Rosiade Ungkap Bobrok Penyebab Timnas Indonesia Gagal Melaju Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia gagal melaju ke Piala Dunia 2026 usai dikalahkan Irak 0-1 (instagram @erickthohir)

Timnas Indonesia gagal melaju ke Piala Dunia 2026 usai dikalahkan Irak 0-1 (instagram @erickthohir)

Suaranusantara.com- Timnas Indonesia diketahui menelan kekalahan dalam laga babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Group B Ronde keempat melawan Irak. Indonesia dikalahkan Irak dengan skor 0-1 pada Minggu 12 Oktober 2025.

Alhasil dengan kekalahan ini, Timnas Indonesia gagal melaju ke Piala Dunia 2026. Penasihat Klub Semen Padang, Andre Rosiade pun mengungkap penyebab Timna Indonesia gagal melenggang ke Piala Dunia 2026.

Diketahui, sebelum melawan Irak di Jeddah, Arab Saudi, Timnas Indonesia melawan Arab Saudi. Tim asuhan Patrick Kluivert saat melawan Arab Saudi kala dengan skor 2-3. Kekalahan lagi terjadi di Jeddah saat melawan Irak dengan skor 0-1.

Dengan dua kekalahan itu, otomatis telah mengubur mimpi Indonesia untuk bisa tampil di Piala Dunia 2026.

Selain itu, atas kekalahan dalam dua laga itu juga bisa jadi menentukan nasib Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia yang berada di ujung tombak.

Nasib Kluivert akan ditentukan dalam rapat anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra tersebut buka borok selama Timnas Indonesia berlatih di Jeddah, Arab Saudi.

Kata Andre, Kluivert seharusnya pantas untuk dipecat dari kursi pelatih Timnas Indonesia. Pria asal Padang ini mengatakan bahwa selama di Arab Saudi, Kluivert tidak menggelar latihan simulasi taktik.

Padahal, berdasarkan pengalamannya di Semen Padang, setiap pelatih butuh latihan simulasi taktik sebelum laga sesungguhnya.

“Menurut saya, Patrick ini harus dipecat,” jelas Andre dalam Kompas Petang KOMPAS TV, Selasa 14 Oktober 2025.

Andre mengaku mendapat informasi itu melalui seseorang. “Saya dapat informasi dari ordal (orang dalam).”

Kata Andre lagi, untuk lebih pastinya bisa ditanyakan langsung kepada pemain Timnas Indonesia agar bisa mendengar langsung bahwa selama di Arab Saudi tidak pernah digelar latihan simulasi taktik.

“Bahwa selama di Arab Saudi, selama round 4, bisa ditanyakan nanti kepada pemain, itu tidak ada simulasi taktik yang akan diterapkan oleh pelatih,” ujarnya lagi.

Terlebih, Andre yang juga pengelola klub bola tentu tahu betul langkah-langkah dalam menghadapi lawan dengan membangun strategi.

“Saya ini pengelola klub, saya tahu kalau pelatih ingin melawan tim, dia membangun strategi yang biasanya disimulasikan,” bebernya.

Andre mengatakan berdasarkan informasi yang didapat, Timnas Indonesia tidak memiliki latihan bahkan saat technical meeting hanya 15 menit.

“Informasi yang saya dapatkan, waktu latihan tidak ada. Technical meeting itu sebatas 15 menit sebelum masuk ke lapangan.”

“Jadi ini menunjukkan tim terbaik dalam tanda kutip ini tidak siap dan tidak mampu memimpin timnas kita.”

Selama di Arab hanya latihan pemanasan saja. “Latihan di Arab itu sebatas pemanasan saja,” kata pria yang juga menjabat sebagai penasihat Semen Padang FC itu.

Masih ada keputusan resmi dari PSSI soal masa depan Patrick Kluivert. Pelatih asal Belanda tersebut punya kontrak sampai akhir Januari 2027.

Artinya, andai PSSI tetap mempertahankannya, Patrick Kluivert masih memimpin Timnas Indonesia di beberapa turnamen internasional.

Ada dua event besar sampai Januari 2027 dari Timnas Indonesia. Pertama adalah Piala AFF 2026 yang kemungkinan akan digelar pada pertengahan tahun. Kedua, Piala Asia 2027 yang akan digelar di Arab Saudi

Exit mobile version