Manchester United Kejar Bintang Everton: Iliman Ndiaye Cocok untuk Skema Baru?

Iliman Ndiaye

Iliman Ndiaye (Instagram)

Suaranusantara.com – Radar perburuan Manchester United kini mengarah tajam pada penyerang andalan Everton, Iliman Ndiaye.

Setan Merah dilaporkan mulai bergerak aktif berburu pemain baru demi memperkuat area sayap kiri mereka.

Langkah strategis ini diambil manajemen untuk mendongkrak kedalaman skuad, menyusul keberhasilan mereka kembali menembus ketatnya persaingan Liga Champions musim depan.

Kepastian MU melangkah ke kompetisi tertinggi Eropa tersebut didapat setelah pasukan Michael Carrick menyegel posisi ketiga di klasemen akhir musim ini.

Menatap musim 2026-2027, sektor penyerang sayap kiri pun langsung masuk dalam daftar prioritas utama yang harus segera dibenahi.

Evaluasi Lini Serang dan Spekulasi Masa Depan Rashford

Di dalam skuadnya saat ini, Michael Carrick sebenarnya masih mempunyai opsi mumpuni seperti Matheus Cunha dan Patrick Dorgu yang kerap mengisi pos sebelah kiri.

Selain itu, Marcus Rashford juga dijadwalkan kembali merapat ke Carrington untuk mengikuti latihan pramusim setelah masa pinjamannya di Barcelona berakhir.

Meski begitu, masa depan Rashford bersama klub masa kecilnya ini tampaknya berada di ujung tanduk.

Penyerang Inggris tersebut diprediksi kuat akan segera angkat kaki dari Old Trafford sebelum jendela transfer resmi ditutup, bahkan jika kesepakatan permanen dengan Barcelona gagal tercapai.

Berpaling ke Ndiaye Setelah Target Utama Kemahalan

Menurut laporan dari media Inggris, The Mirror, urgensi untuk mendatangkan penyerang sayap baru membuat manajemen MU menilai Ndiaye sebagai opsi yang paling masuk akal.

Sebelum ini, Setan Merah sempat dikaitkan dengan dua nama besar, yakni Yan Diomande dari RB Leipzig dan Morgan Rogers dari Aston Villa.

Sayangnya, peluang memboyong salah satu dari mereka terbilang sangat tipis.

Diomande saat ini memiliki banderol selangit, yakni mencapai 89 juta Poundsterling, dan sedang menjadi rebutan klub raksasa sekelas Liverpool serta Paris Saint-Germain.

Sementara itu, Rogers yang harganya tidak kalah mahal juga masuk dalam radar pantauan juara bertahan Liga Utama Inggris, Arsenal.

Melihat situasi pasar yang tidak ramah tersebut, harga Ndiaye dinilai jauh lebih realistis bagi dompet Manchester United.

Tantangannya, Everton sendiri tidak punya alasan mendesak untuk menjual sang pemain karena bintang asal Senegal itu masih terikat kontrak panjang hingga musim panas 2029.

Namun, MU mendapatkan angin segar setelah Ndiaye dikabarkan menolak tawaran perpanjangan kontrak dari kubu rival, sebuah celah yang bisa dimanfaatkan untuk merayunya pindah ke Teater Impian.

Fleksibilitas Taktis Iliman Ndiaye yang Disukai Carrick

Kebijakan transfer Manchester United belakangan ini tampaknya masih konsisten, yaitu memprioritaskan penyerang matang yang sudah kenyang pengalaman di atmosfer Liga Utama Inggris.

Strategi ini sebelumnya terbukti membuahkan hasil manis pada perekrutan Bryan Mbeumo dan Cunha, yang langsung nyetel tanpa butuh waktu adaptasi lama.

Ndiaye diyakini bisa langsung mengalir dalam skema permainan Carrick berkat modal 65 penampilan di Liga Utama Inggris bersama Everton.

Keunggulan utama pemain berusia 26 tahun ini tidak hanya terletak pada kecepatan di sisi luar lapangan, melainkan kemampuannya yang serbabisa.

Ia dikenal piawai bermain di kedua sisi sayap serta fasih mengemban tugas sebagai gelandang serang nomor 10.

Fleksibilitas inilah yang menjadikannya komoditas berharga yang sangat dibutuhkan Setan Merah.

Exit mobile version