Pep Guardiola Tak Ingin Latih Klub Lain Jika Tinggalkan Manchester City

Pep Guardiola

Pep Guardiola Tak Ingin Latih Klub Lain Jika Tinggalkan Manchester City

Suaranusantara.com – Pep Guardiola secara resmi mengungkapkan bahwa Manchester City akan menjadi klub terakhir yang ia latih dalam kariernya.

Meski masih terbuka untuk kemungkinan melatih tim nasional, Guardiola menegaskan bahwa ia tidak berniat melatih klub lain setelah meninggalkan City.

“Saya tidak akan melatih klub lain lagi. Ini bukan soal rencana jangka pendek, tetapi jika saya pergi dari Manchester City, saya tidak akan pindah ke liga lain dan melakukan hal yang sama seperti sekarang,” ujar Guardiola, seperti dikutip dari Daily Mail pada Rabu (11/12).

Kehabisan Energi untuk Memulai Lagi

Pelatih asal Spanyol ini menjelaskan bahwa membangun kembali kejayaan di klub baru membutuhkan energi besar, yang kini dirasakannya sudah berkurang.

“Saya tidak punya energi lagi untuk memulai sesuatu yang baru di klub lain. Proses latihan, membangun fondasi, itu semua membutuhkan usaha luar biasa. Tidak, saya tidak bisa melakukannya lagi!” Pep Guardiola.

Namun, ia membuka pintu untuk peran berbeda di dunia sepak bola, seperti melatih tim nasional.

“Mungkin melatih tim nasional bisa, tetapi itu berbeda. Saya ingin berhenti dan bermain golf, tetapi saya tahu itu sulit bagi saya. Jadi, berhenti melatih klub mungkin adalah keputusan terbaik,” tambah Guardiola.

Delapan Tahun Bersama Manchester City

Guardiola telah menjadi manajer Manchester City sejak 2016, menjadikannya periode terlama dalam karier kepelatihannya.

Selama memimpin City, ia telah memenangkan banyak trofi, termasuk enam gelar Liga Inggris dan satu Liga Champions yang sangat dinantikan oleh klub.

Baru-baru ini, City memperpanjang kontrak Guardiola hingga 2027, memastikan ia tetap di Etihad Stadium untuk beberapa tahun ke depan.

Dengan prestasi gemilangnya, Guardiola tak hanya mencatat sejarah untuk klub, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia sepak bola.

Keputusan Guardiola untuk menjadikan City sebagai akhir perjalanan kepelatihannya akan meninggalkan warisan besar, baik bagi klub maupun penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Exit mobile version